home edukasi & pesantren

Kenapa Umat Islam Saat Ini Tinggalkan Kosmopolitan?

Senin, 22 Mei 2023 - 05:49 WIB
ilustrasi
Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhamad Rofiq Muzakkir, menyayangkan umat Islam saat ini begitu tertutup.

Padahal, pada Abad Pertengahan saat tradisi intelektual Islam begitu ranum, umat Islam bersikap kosmopolitan. Hal ini ditandai dengan banyaknya pergaulan intelektual dengan agama dan bangsa lain.

“Pada Abad Pertengahan, peradaban Islam tampil sebagai masyarakat yang terbuka dengan menyerap tradisi helenistik, Persia, Yunani, dan Romawi. Tidak hanya menyerap, namun mereka juga melakukan kajian dengan mengkritik, mensintesakan, dan memformulasikannya kembali,” ucap Rofiq dalam diskusi di Center For Integrative Science and Islamic Civilization Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (CISIC UMY), dikutip Senin (22/5/2023).

Rofiq mengidentifikasi tiga alasan mengapa umat Islam saat ini begitu tertutup. Pertama, absennya tradisi pengajaran filsafat di institusi pendidikan Islam. Absennya filsafat menyebabkan hilangnya daya kritis, membangun sintesis, dan buruk dalam melakukan reformulasi cara pandang Barat.

Baca juga:489 Petugas Diterbangkan ke Arab Saudi, Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia

Hal ini diperparah dengan kenyataan bahwa studi Islam pada kampus-kampus Islam berorientasi praktikal, bukan filosofis-historis. Produk keilmuan Barat dipelajari, tetapi sebatas hard science, bukan sosial humaniora.

"Arab Saudi, misalnya, mengirim banyak mahasiswa ke Amerika Serikat untuk belajar teknologi, tetapi tidak belajar antropologi, apalagi religious studies atau Islamic studies,” tutur Rofiq.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kosmopolitan agama islam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya