4 Tugas PPIH di Arab Saudi yang Perlu Anda Ketahui
Tim langit 7
Selasa, 23 Mei 2023 - 11:08 WIB
Petugas haji sudah diberangkatkan ke Arab Saudi. Mereka mempunyai empat tugas utama dalam melayani jemaah.Foto/ist
Petugas haji berjumlah 492 yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah berada di Arab Saudi setelah diterbangkan Sabtu (20/5/2023). Mereka berangkat lebih awal sebelum jemaah datang.
PPIH ini ditempatkan di Daerah Kerja (daker) Bandara, Daker Madinah, serta Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah. Apa tugas mereka? Simak rangkuman Tim Langit7.id berikut:
Menurut Direktur Bina Haji Arsad Hidayat para petugas haji ini akan melayani seluruh kebutuhan para jemaah. Pertama, seluruh layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesehatan harus dipastikan kesiapannya.
Sebagai contoh pada layanan akomodasi, petugas akan memeriksa hotel mana saja yang dipakai. Satu persatu kamar, lift harus dicek, pastikan sudah siap.
“Selain itu harus memastikan semua izin operasional telah terbit. Ini penting, karena jika izin operasional blm terbit, maka ini dianggap ilegal. Pastikan semua izin layanan sudah siap,” kata Arsad.
Baca juga;489 Petugas Diterbangkan ke Arab Saudi, Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia
Menurutnya, pada layanan konsumsi pun demikian. Bahan baku makanan juga harus dipastikan semua masih dalam masa aman digunakan. Hotel-hotel berbintang harus dipastikan bisa menerima katering yang disediakan dapur yang telah dikontrak.
PPIH ini ditempatkan di Daerah Kerja (daker) Bandara, Daker Madinah, serta Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah. Apa tugas mereka? Simak rangkuman Tim Langit7.id berikut:
Menurut Direktur Bina Haji Arsad Hidayat para petugas haji ini akan melayani seluruh kebutuhan para jemaah. Pertama, seluruh layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesehatan harus dipastikan kesiapannya.
Sebagai contoh pada layanan akomodasi, petugas akan memeriksa hotel mana saja yang dipakai. Satu persatu kamar, lift harus dicek, pastikan sudah siap.
“Selain itu harus memastikan semua izin operasional telah terbit. Ini penting, karena jika izin operasional blm terbit, maka ini dianggap ilegal. Pastikan semua izin layanan sudah siap,” kata Arsad.
Baca juga;489 Petugas Diterbangkan ke Arab Saudi, Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia
Menurutnya, pada layanan konsumsi pun demikian. Bahan baku makanan juga harus dipastikan semua masih dalam masa aman digunakan. Hotel-hotel berbintang harus dipastikan bisa menerima katering yang disediakan dapur yang telah dikontrak.