home edukasi & pesantren

Bukan untuk Keluarga, Harta dan Jabatan Harus Bermanfaat ke Banyak Orang

Selasa, 23 Mei 2023 - 11:22 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha.
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (LP3IA), KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), meminta para pejabat dan orang kaya untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan.

Limpahan rezeki, harta, hingga jabatan harus bisa bermanfaat bagi banyak orang. Itu merupakan cara bersyukur terhadap nikmat harta dan jabatan. Tidak hanya dikeluarkan dan dimanfaatkan untuk kalangan keluarga sendiri.

Menurut Gus Baha, jabatan yang melekat pada seseorang dari Presiden, Menteri, Rektor hingga Dekan tidak semua orang bisa mendapatkannya. Oleh karena itu, ia berharap kesempatan itu digunakan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan umat.

Baca juga:4 Tugas PPIH di Arab Saudi yang Perlu Anda Ketahui

Gus Baha menekankan, jabatan yang diemban dan harta yang dimiliki harus bisa membantu orang-orang kurang mampu seperti fakir miskin. Itu agar roda ekonomi terus berputar dengan baik sehingga tercipta kesejahteraan di tengah masyarakat.

Gus baha membeberkan fenomena di tengah masyarakat. Dia menyebut, orang miskin umumnya berhutang dengan sesama orang miskin. Barang dan jasa yang dihutangkan pun berkenaan dengan urusan untuk menyambung nyawa agar terus bisa melanjutkan hidup

“Ketemunya antar orang miskin itu urusan beras, utang nyawa. Kan nggak mungkin orang miskin utang ke konglomerat. Sementara orang kaya dengan sesamanya, utang buat rumah dan beli mobil. Di luar sana banyak yang utang nyawa,” kata Gus Baha saat menerima kunjungan Rektor UGM di LP3IA, Rembang, Jawa Tengah, dikutip Selasa (23/5/2023).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
harta kekayaan jabatan gus baha manfaat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya