home global news

KH Cholil: Peringatan Hari Pancasila Merujuk pada Sidang Dokuritsu Junbi

Kamis, 01 Juni 2023 - 20:13 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, menjelaskan peringatan Hari Pancasila 1 Juni merujuk pada momen sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan/BPUPKI). Sidang tersebut berupaya merumuskan dasar negara Republik Indonesia.

BPUPKI menggelar sidang pertama pada 29 Mei 1945. Dalam sidang itu, anggota BPUPKI membahas mengenai dasar-dasar Indonesia merdeka. Ir Soekarno (Bung Karno) lalu menyampaikan pidato bertajuk "Lahirnya Pancasila" pada sidang kedua BPUPKI.

"(Bung Karno) Berkesempatan menyampaikan gagasannya mengenai konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia tepatnya pada 1 Juni 1945," kata KH Cholil melalui keterangan pers yang diterima Langit7.id, Kamis (1/5/2023).

Pidato tersebut pada awalnya disampaikan oleh Bung Karno secara aklamsi tanpa judul. Baru mendapat sebutan "Lahirnya Pancasila" oleh mantan Ketua BPUPKI, Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam kata pengantar buku yang berisi pidato yang kemudian dibukukan oleh BPUPKI.

Baca juga:Langkah Konkret MUI Ciptakan Perdamaian Global

Dalam pidatonya, Bung Karno menyampaikan ide serta gagasan terkait dasar negara Indonesia merdeka. Dia menamai ide dan gagasan tersebut dengan Pancasila. Panca artinya lima, sedangkan sila berarti prinsip atau asas.

Pada saat itu Bung Karno menyebutkan lima dasar untuk negara Indonesia, yakni Sila pertama “Kebangsaan”, sila kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”, sila ketiga “Demokrasi”, sila keempat “Keadilan sosial”, dan sila kelima “Ketuhanan yang Maha Esa”.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kh cholil nafis hari kesaktian pancasila 1 juni
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya