Kabar Duka: 7 Jemaah Haji Indonesia Wafat saat Wukuf di Arafah
Tim langit 7
Rabu, 28 Juni 2023 - 09:39 WIB
Tujuh jemaah haji Indonesia meninggal dunia saat wukuf di Arafah.Foto/ist
Tujuh jemaah haji Indonesia meninggal dunia saat puncak ibadah haji di Arafah. Mereka menghembuskan nafas terakhit saat menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
"Innalillahi wa innailahi rajiun, tujuh jemaah kita wafat hari ini di Arafah di KKHI," ujar Amirul Hajj sekaligus Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengunjungi KKHI sesaat sebelum meninggalkan Arafah menuju Muzdalifah dan Mina, Selasa (27/6/2023) malam waktu Arab Saudi.
Dalam kunjungannya, Gus Yaqut, panggilan akrabnya, menyempatkan diri menyapa jemaah haji yang menjalani perawatan medis di KKHI.
Baca juga:3 Aktivitas Seru saat Idul Adha, Salah Satunya Dengar Tausiyah
Gus Yaqut menjelaskan, cuaca saat wukuf Arafah memang cukup panas. Hal ini yang membuat banyak jemaah haji harus menjalani perawatan medis. "Ya tadi saya ke KKHI berdiskusi dengan Bu Dirjen (Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes RI, Aryanti Anaya) dan Kapuskes.
Memang cukup crowded pasca-wukuf. Kalau kata Bu Dirjen banjir itu pasca-wukuf. Jadi kapasitas yang harusnya 30 di KKHI karena cuaca wukuf tadi cukup panas jadi dimanfaatkan 50 pasien," katanya.
Menurut Gus Yaqut, setelah berdiskusi dengan Kapuskes Haji, Liliek ada beberapa catatan yang perlu di waspadai di Mina.
"Innalillahi wa innailahi rajiun, tujuh jemaah kita wafat hari ini di Arafah di KKHI," ujar Amirul Hajj sekaligus Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengunjungi KKHI sesaat sebelum meninggalkan Arafah menuju Muzdalifah dan Mina, Selasa (27/6/2023) malam waktu Arab Saudi.
Dalam kunjungannya, Gus Yaqut, panggilan akrabnya, menyempatkan diri menyapa jemaah haji yang menjalani perawatan medis di KKHI.
Baca juga:3 Aktivitas Seru saat Idul Adha, Salah Satunya Dengar Tausiyah
Gus Yaqut menjelaskan, cuaca saat wukuf Arafah memang cukup panas. Hal ini yang membuat banyak jemaah haji harus menjalani perawatan medis. "Ya tadi saya ke KKHI berdiskusi dengan Bu Dirjen (Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes RI, Aryanti Anaya) dan Kapuskes.
Memang cukup crowded pasca-wukuf. Kalau kata Bu Dirjen banjir itu pasca-wukuf. Jadi kapasitas yang harusnya 30 di KKHI karena cuaca wukuf tadi cukup panas jadi dimanfaatkan 50 pasien," katanya.
Menurut Gus Yaqut, setelah berdiskusi dengan Kapuskes Haji, Liliek ada beberapa catatan yang perlu di waspadai di Mina.