Pembakaran Al-Qur'an Saat Idul Adha, Sejumlah Negara Beri Kecaman
Muhajirin
Jum'at, 30 Juni 2023 - 10:29 WIB
Aksi pembakaran Al Quran yang dilakukan seorang pria di Swedia.
Aksi pembakaran dan merobek Al-Qur'an dilakukan oleh Salwan Momika, seorang warga Irak berusia 37 tahun yang melarikan diri ke Swedia beberapa tahun lalu. Aksi pembakaran itu dilakukan saat umat Islam merayakan Idul Adha.
Mengutip Reuters, aksi pembakaran tersebut disaksikan 200 orang di lokasi. Al-Qur'an tersebut dirobek, digunakan untuk menyeka sepatu pria tersebut, lalu dibakar. Seseorang lainnya berteriak melalui megafon.
Hal ini membuat umat Islam tidak terima. Secara bersamaan mereka teriakan Allahu Akbar. Salah satunya mencoba melemparkan batu dan kemudian ditahan oleh polisi setempat. Perwakilan masjid kecewa dengan keputusan polisi untuk mengizinkan protes pada hari raya Idul Adha.
"Masjid menyarankan kepada polisi untuk setidaknya mengalihkan demonstrasi ke lokasi lain, yang dimungkinkan oleh undang-undang, tetapi mereka memilih untuk tidak melakukannya," kata Direktur Masjid dan Imam Mahmoud Khalfi dalam sebuah pernyataan.
Baca juga:Kokam dan Banser Kompak Jaga Salat Idul Adha di Grand Wisata Bekasi
Pejabat di seluruh dunia baik dari negara-negara Arab, Amerika Serikat (AS) hingga Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran Al-Qur'an di Swedia. Aksi penodaan Al-Qur'an tersebut memicu kecaman dunia internasional:
1. Turki
Mengutip Reuters, aksi pembakaran tersebut disaksikan 200 orang di lokasi. Al-Qur'an tersebut dirobek, digunakan untuk menyeka sepatu pria tersebut, lalu dibakar. Seseorang lainnya berteriak melalui megafon.
Hal ini membuat umat Islam tidak terima. Secara bersamaan mereka teriakan Allahu Akbar. Salah satunya mencoba melemparkan batu dan kemudian ditahan oleh polisi setempat. Perwakilan masjid kecewa dengan keputusan polisi untuk mengizinkan protes pada hari raya Idul Adha.
"Masjid menyarankan kepada polisi untuk setidaknya mengalihkan demonstrasi ke lokasi lain, yang dimungkinkan oleh undang-undang, tetapi mereka memilih untuk tidak melakukannya," kata Direktur Masjid dan Imam Mahmoud Khalfi dalam sebuah pernyataan.
Baca juga:Kokam dan Banser Kompak Jaga Salat Idul Adha di Grand Wisata Bekasi
Pejabat di seluruh dunia baik dari negara-negara Arab, Amerika Serikat (AS) hingga Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran Al-Qur'an di Swedia. Aksi penodaan Al-Qur'an tersebut memicu kecaman dunia internasional:
1. Turki