Mengisi Kemerdekaan Indonesia dengan Spirit Tauhid
Muhajirin
Kamis, 17 Agustus 2023 - 22:00 WIB
Masyarakat Indonesia perlu memaknai kemerdekaan dengan bingkai ketauhidan.
Kabid Sosial dan Pemerdayaan Umat BPMI, Laksma TNI (Pur) KH Asep Saepudin, menilai, masyarakat Indonesia perlu memaknai kemerdekaan dengan bingkai ketauhidan.
"Sebagaimana para pejuang dahulu berjuang dengan bingkai ketauhidan seperti kumandang kalimat tasbih, tahmid, dan takbir serta yakin akan kekuatan yang dimiliki Allah SWT akan diberikan kepada orang-orang yang bertauhid," kata Asep saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal Jakarta, dikutip Rabu (16/8/2023).
Menurut Asep, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan dalam memaknai kemerdekaan dengan bingkai ketauhidan:
1. Rasa Syukur atas Nikmat Kemerdekaan
Menurut Asep, hal utama yang harus dilakukan masyarakat Indonesia adalah meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan Indonesia. Dengan rasa syukur itu, diharapkan Allah SWT menambah dan membantu masyarakat Indonesia dalam mengisi kemerdekaan.
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS Ibrahim: 7)
"Sebagaimana para pejuang dahulu berjuang dengan bingkai ketauhidan seperti kumandang kalimat tasbih, tahmid, dan takbir serta yakin akan kekuatan yang dimiliki Allah SWT akan diberikan kepada orang-orang yang bertauhid," kata Asep saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal Jakarta, dikutip Rabu (16/8/2023).
Menurut Asep, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan dalam memaknai kemerdekaan dengan bingkai ketauhidan:
1. Rasa Syukur atas Nikmat Kemerdekaan
Menurut Asep, hal utama yang harus dilakukan masyarakat Indonesia adalah meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan Indonesia. Dengan rasa syukur itu, diharapkan Allah SWT menambah dan membantu masyarakat Indonesia dalam mengisi kemerdekaan.
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS Ibrahim: 7)