home global news

Kemenag Fokus Tiga Hal dalam Pengembangan Zakat di Indonesia

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 08:00 WIB
ilustrasi
Potensi zakat di Indonesia mencapai Rp327 triliun pertahun. Angka ini hampir menyamai anggaran pemerintah untuk perlindungan sosial 2022 yakni Rp431,5 triliun.

Menurut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur, potensi zakat di Indonesia ini masih sangat mungkin ditingkatkan. Apalagi, saat ini sudah ada 512 Badan Amil Zakat, 49.132 Unit Pengumpul Zakat (UPZ), 145 Lembaga Zakat dan 10.124 amil.

“Dengan sumber daya yang besar, saya optimis pengumpulan zakat di Indonesia akan terus meningkat,” ucap Waryono saat memberikan pengarahan pada Optimalisasi Pendayagunaan Dana Zakat Lazis Assalam Fil Alamin, di Jakarta, Rabu (23/8/2023).

Waryono dilantik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf pada 11 Agustus 2023. Dia menggantikan Tarmizi Tohor yang memasuki masa purnabhakti.

Baca juga:Cholil Nafis Ingatkan Dai Tak Tergoda Kepentingan Politik

Waryono berharap pemberdayaan zakat fokus pada tiga hal. Pertama, mewujudkan mukmin yang kuat imam dan ekonomi. Kedua, penguatan intelektual. Ketiga, penguatan teknologi.

“Ini merupakan pekerjaan rumah kita bersama. Jika ini dapat dilakukan, Insya Allah zakat akan menjadi bagian strategis yang tidak hanya membantu negara secara langsung tapi juga dirasakan oleh Masyarakat,” tegasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenag potensi zakat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya