home global news

Pentingnya Jaga Ketahanan Keluarga, Jadi Basis Kemajuan Umat dan Bangsa

Senin, 11 September 2023 - 15:00 WIB
ilustrasi
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, menegaskan, ketahanan keluarga merupakan basis kemajuan umat dan bangsa. Salah satu masalah yang dihadapi masyarakat modern adalah ketahanan dan keharmonisan keluarga. Di banyak negara keluarga mengalami pelemahan.

"Angka broken home sangat tinggi. Angka perceraian di atas 25 persen. Di banyak negara maju, sebagian masyarakat, khususnya kalangan muda memilih tidak berkeluarga. Banyak yang berkeluarga memilih tidak memiliki keturunan (child free). Sebagian karena alasan ekonomi, karir, dan falsafah hidup," kata Mu'ti saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal Jakarta, dikutip Senin (11/9/2023).

Kecenderungan sosial tersebut menimbulkan masalah serius, yaitu keterputusan generasi (degeneration), bahkan hilangnya generasi (lost generation). Banyak negara yang kekurangan jumlah penduduk atau degenerasi nasabiah. Banyak juga bangsa-bangsa yang kehilangan jatidiri atau degenerasi diniyyah.

Islam mengajarkan tentang pentingnya berkeluarga dan lembaga keluarga agar manusia hidup bahagia, aman, tenang, dan damai. Penelitian menunjukkan, sebagian besar orang yang berkeluarga hidupnya lebih bahagia dibandingkan dengan mereka yang tidak berkeluarga.

"Allah menciptakan manusia hidup berpasangan dengan ikatan pernikahan agar mereka hidup tenang, bahagia, dan sejahtera," ujar Mu'ti.

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir." (QS Ar-Rum: 30)

Mu'ti menjelaskan, berkeluarga merupakan sarana untuk membangun umat, masyarakat, dan bangsa yang kuat. Keluarga yang bahagia akan melahirkan generasi yang sejahtera. Berkeluarga merupakan sarana yang memungkinkan terjadinya proses regenerasi, lahirnya generasi yang melanjutkan perjuangan keluarga dan peradaban yang utama.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
keluarga ketahanan keluarga abdul mu’ti
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya