Tantangan Umat Islam yang Ingin Bantu Rakyat Palestina
Muhajirin
Rabu, 18 Oktober 2023 - 12:00 WIB
Aksi solidaritas muslim untuk perjuangan rakyat Palestina.
Konflik Palestina-Israel kembali jadi isu internasional. Sejak Taufan Al-Aqsa meletus pada 7 Oktober 2023 lalu, isu tersebut telah menyita perhatian umat Islam dunia. Banyak pula yang mempertanyakan Israel selalu ‘bebas’ melakukan kezaliman terhadap rakyat Palestina.
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya), menjelaska, ada beberapa hal yang mesti dipahami umat Islam terkait permasalahan tersebut. Pertama, umat Islam harus yakin bahwa semua yang terjadi merupakan takdir Allah.
“Kita tidak bisa memahaminya sepenuhnya. Namun, ada rencana Allah di balik setiap peristiwa, dan sebagai umat Islam, kita perlu memahami sikap yang tepat untuk diambil dalam situasi seperti ini,” ujr Buya Yahya dalam kajian daring, Rabu (18/10/2023).
Saat ini, umat Islam tercerai-berai ke berbagai wilayah, tanpa arahan yang universal, dan sering kali terkekang oleh peraturan di wilayah masing-masing, sehingga sulit untuk memberikan bantuan secara maksimal kepada rakyat Palestina.
Baca juga:Deretan Atlet Muslim yang Berdiri Tunjukkan Solidaritas untuk Palestina
Namun, kata dia, hal tersebut bukan alasan untuk tidak berbuat apa-apa. Dia mengajak umat Islam untuk menghayati semua cobaan tersebut sebagai bagian dari rencana Allah. Terkadang, Allah menguji hamba-Nya melalui kesulitan, seperti sakit atau penderitaan, untuk membuat seorang muslim merasakan nikmatnya kesehatan dan kenikmatan lain.
“Dalam konteks konflik Palestina, kita sebagai umat Islam tidak boleh hanya merasakan simpati dan empati saat mendengar berita tentang penderitaan di Palestina. Emosi seharusnya mendorong kita untuk bertindak,” ungkap Buya Yahya.
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya), menjelaska, ada beberapa hal yang mesti dipahami umat Islam terkait permasalahan tersebut. Pertama, umat Islam harus yakin bahwa semua yang terjadi merupakan takdir Allah.
“Kita tidak bisa memahaminya sepenuhnya. Namun, ada rencana Allah di balik setiap peristiwa, dan sebagai umat Islam, kita perlu memahami sikap yang tepat untuk diambil dalam situasi seperti ini,” ujr Buya Yahya dalam kajian daring, Rabu (18/10/2023).
Saat ini, umat Islam tercerai-berai ke berbagai wilayah, tanpa arahan yang universal, dan sering kali terkekang oleh peraturan di wilayah masing-masing, sehingga sulit untuk memberikan bantuan secara maksimal kepada rakyat Palestina.
Baca juga:Deretan Atlet Muslim yang Berdiri Tunjukkan Solidaritas untuk Palestina
Namun, kata dia, hal tersebut bukan alasan untuk tidak berbuat apa-apa. Dia mengajak umat Islam untuk menghayati semua cobaan tersebut sebagai bagian dari rencana Allah. Terkadang, Allah menguji hamba-Nya melalui kesulitan, seperti sakit atau penderitaan, untuk membuat seorang muslim merasakan nikmatnya kesehatan dan kenikmatan lain.
“Dalam konteks konflik Palestina, kita sebagai umat Islam tidak boleh hanya merasakan simpati dan empati saat mendengar berita tentang penderitaan di Palestina. Emosi seharusnya mendorong kita untuk bertindak,” ungkap Buya Yahya.