Keuntungan Perdana Sedekah, Berbalas Orderan Ikan Asin Senilai Rp300 Juta
Mahmuda attar hussein
Rabu, 01 September 2021 - 16:00 WIB
Bisnis ikan asin yang menjanjikan. Foto: Langit7/Istock
Ikan asin selama ini familiar makanan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Jika digarap serius, ternyata produk ikan asin sangat menjanjikan karena di pasaran cukupbesar peminatnya.
Ternyata, masyakarat Indonesia masih menjadikan ikan asin sebagai primadona di lidah mereka dan merupakan salah satu makanan pelengkap yang menjadi idola. Ikan asin menjadi sumber pendapatan yang besar.
Seperti kisah muslimah menginspirasi asal Tuban, Jawa Timur, Jumini. Melalui usaha ikan asinnya, ia kini memiliki rumah produksi sendiri dan mampu memberdayakan masyarakat sekitar untuk bisa mendapatkan pekerjaan.
Usaha ini dirintisnya pada awal 2016 lalu. Sebelum itu, Jumini merupakan karyawan yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Tuban selama sembilan tahun.
Ketika memutuskan menikah pada 2015, suaminya memutuskan untuk mundur dari pekerjaannya sebagai PNS di Palangkaraya. Hingga akhirnya mereka pindah ke Tuban untuk melanjutkan hidup baru.
“Setelah pindah, suami putuskan untuk belajar lagi di Yogyakarta, namanya Dosen Jualan. Dari situ, dia mempelajari bisnis online dan harus ada salah satu produk yang dijual sebagai salah satu bentuk ikhtiar untuk punya usaha,” kisah dia dikutip dari kanal Youtube Lebah Inspirasi.
Baca juga:Niat Awal Bantu Orang Tua, Kini Sukses Punya Bisnis Fesyen Hingga Penjualan ke Luar Negeri
Ternyata, masyakarat Indonesia masih menjadikan ikan asin sebagai primadona di lidah mereka dan merupakan salah satu makanan pelengkap yang menjadi idola. Ikan asin menjadi sumber pendapatan yang besar.
Seperti kisah muslimah menginspirasi asal Tuban, Jawa Timur, Jumini. Melalui usaha ikan asinnya, ia kini memiliki rumah produksi sendiri dan mampu memberdayakan masyarakat sekitar untuk bisa mendapatkan pekerjaan.
Usaha ini dirintisnya pada awal 2016 lalu. Sebelum itu, Jumini merupakan karyawan yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Tuban selama sembilan tahun.
Ketika memutuskan menikah pada 2015, suaminya memutuskan untuk mundur dari pekerjaannya sebagai PNS di Palangkaraya. Hingga akhirnya mereka pindah ke Tuban untuk melanjutkan hidup baru.
“Setelah pindah, suami putuskan untuk belajar lagi di Yogyakarta, namanya Dosen Jualan. Dari situ, dia mempelajari bisnis online dan harus ada salah satu produk yang dijual sebagai salah satu bentuk ikhtiar untuk punya usaha,” kisah dia dikutip dari kanal Youtube Lebah Inspirasi.
Baca juga:Niat Awal Bantu Orang Tua, Kini Sukses Punya Bisnis Fesyen Hingga Penjualan ke Luar Negeri