Penjualan Syal Khas Palestina 'Kefiyyeh' di AS Melonjak Drastis
Esti setiyowati
Rabu, 06 Desember 2023 - 17:00 WIB
ilustrasi
Seiring serangan Israel di Palestina yang berkepanjangan, saat ini banyak orang Amerika yang mengenakan keffiyeh.
Keffiyeh adalah syal berwarna hitam putih dengan motif khas Palestina. Umumnya syal simbol perjuangan Palestina ini digunakan untuk penutup kepala seperti sorban atau hijab.
Belakangan, keffiyeh digunakan publik yang menuntut gencatan senjata sekaligus bentuk dukungan untuk rakyat Palestina.
Sejak perang Israel-Hamas pada 7 Oktober lalu, distributor di AS mencatat adanya lonjakan penjualan syal khas Palestina tersebut.
“Itu seperti saklar lampu. Tiba-tiba, kami memiliki ratusan orang di situs web secara bersamaan dan membeli apa pun yang mereka bisa,” kata Azar Aghayev, distributor Hirbawi di AS.
“Dalam dua hari, stok yang kami miliki habis begitu saja, bukan habis, malah oversold.” lanjut Aghayev.
Baca juga:Penyanyi Top Dunia, The Weeknd Sumbang 820 Ton Paket Makanan untuk Gaza
Keffiyeh adalah syal berwarna hitam putih dengan motif khas Palestina. Umumnya syal simbol perjuangan Palestina ini digunakan untuk penutup kepala seperti sorban atau hijab.
Belakangan, keffiyeh digunakan publik yang menuntut gencatan senjata sekaligus bentuk dukungan untuk rakyat Palestina.
Sejak perang Israel-Hamas pada 7 Oktober lalu, distributor di AS mencatat adanya lonjakan penjualan syal khas Palestina tersebut.
“Itu seperti saklar lampu. Tiba-tiba, kami memiliki ratusan orang di situs web secara bersamaan dan membeli apa pun yang mereka bisa,” kata Azar Aghayev, distributor Hirbawi di AS.
“Dalam dua hari, stok yang kami miliki habis begitu saja, bukan habis, malah oversold.” lanjut Aghayev.
Baca juga:Penyanyi Top Dunia, The Weeknd Sumbang 820 Ton Paket Makanan untuk Gaza