Guru Besar Kehormatan Unair Paparkan Pentingnya Pengembangan Vaksin
Tim langit 7
Kamis, 21 Desember 2023 - 15:00 WIB
Carina Dewi Joe, Guru Besar Kehormatan Unair
Prof (HCUA) Carina Dewi Joe BSc MSc PhD mengatakan, pandemi global membawa ancaman signifikan bagi kehidupan manusia. Ancaman ini tidak akan berhenti seiring dengan munculnya patogen-patogen yang berpotensi menjadi pandemi baru.
“Pandemi global yang terjadi belakangan membawa ancaman signifikan terhadap sektor kesehatan, ekonomi, dan kehidupan sosial. Situasi membutuhkan adaptasi khsusunya dalam pengembangan vaksin karena patogen baru akan terus berevolusi,” tutur saat pengukuhannya sebagai Guru Besar Kehormatan Universitas Airlangga (Unair), Rabu (20/12/2023)..
Dalam orasi bertajuk Innovative Strategies for Preventing and Overcoming Pandemics: Integrating Technology and Human Expertise, dia menyampaikan vaksin menjadi kunci menghadapi ancaman pandemi.
“Seperti yang kita lihat saat pandemi Covid-19 lalu, vaksin berperan dalam meningkatkan resistensi dan ketahanan kesehatan kita,” ucapnya.
Tidak hanya vaksin Covid-19, pengembangan vaksin untuk jenis patogen lainnya juga harus terus berlanjut. Hal ini menjadi bentuk antisipasi terhadap potensi munculnya pandemi baru di masa mendatang.
Baca juga:Soroti Konservatisme MK, Ketua PBNU Rumadi Jadi Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah
Kelanjutan pengembangan vaksin memerlukan berbagai pendekatan. Mulai dari pendekatan tradisional hingga pendekatan kolaboratif dengan teknologi. “Pendekatan ini penting dalam menciptakan solusi mutakhir untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi pandemi di masa depan,” lanjut alumnus Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) Australia itu.
“Pandemi global yang terjadi belakangan membawa ancaman signifikan terhadap sektor kesehatan, ekonomi, dan kehidupan sosial. Situasi membutuhkan adaptasi khsusunya dalam pengembangan vaksin karena patogen baru akan terus berevolusi,” tutur saat pengukuhannya sebagai Guru Besar Kehormatan Universitas Airlangga (Unair), Rabu (20/12/2023)..
Dalam orasi bertajuk Innovative Strategies for Preventing and Overcoming Pandemics: Integrating Technology and Human Expertise, dia menyampaikan vaksin menjadi kunci menghadapi ancaman pandemi.
“Seperti yang kita lihat saat pandemi Covid-19 lalu, vaksin berperan dalam meningkatkan resistensi dan ketahanan kesehatan kita,” ucapnya.
Tidak hanya vaksin Covid-19, pengembangan vaksin untuk jenis patogen lainnya juga harus terus berlanjut. Hal ini menjadi bentuk antisipasi terhadap potensi munculnya pandemi baru di masa mendatang.
Baca juga:Soroti Konservatisme MK, Ketua PBNU Rumadi Jadi Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah
Kelanjutan pengembangan vaksin memerlukan berbagai pendekatan. Mulai dari pendekatan tradisional hingga pendekatan kolaboratif dengan teknologi. “Pendekatan ini penting dalam menciptakan solusi mutakhir untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi pandemi di masa depan,” lanjut alumnus Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) Australia itu.