4 Langkah yang Harus Dilakukan Orang Tua saat Tahu Anak Jadi Pelaku Bullying
Esti setiyowati
Selasa, 20 Februari 2024 - 22:00 WIB
ilustrasi
Kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah kembali terjadi. Belum lama ini siswa Binus School Serpong, Tangerang, Banten, menjadi korban bullying dari teman-teman sekolahnya.
Beberapa pelaku bullying diduga anak dari figur publik di Indonesia. Masyarakat terhenyak, karena orang tua pelaku bullying dikenal publik sebagai sosok yang menentang penindasan di sekolah dan memiliki parenting yang baik.
Lalu, apa yang menyebabkan seorang anak menjadi pelaku penindasan di sekolah?
Melansir laman Unicef, Selasa (20/2/2024), bullying merupakan suatu pola perilaku, dan bukan suatu kejadian yang terisolasi.
Anak-anak yang melakukan intimidasi biasanya berasal dari status sosial atau posisi kekuasaan yang lebih tinggi, misalnya anak-anak yang lebih besar, lebih kuat, atau dianggap populer.
Baca juga:Metode Efektif Menstimulasi Otak Kanan Anak dengan Flash Card
Sementara korban bullying umumnya adalah anak-anak yang berasal dari keluarga miskin, identitas gender yang berbeda, disabilitas, komunitas yang terpinggirkan, hingga anak-anak migran dan pengungsi.
Beberapa pelaku bullying diduga anak dari figur publik di Indonesia. Masyarakat terhenyak, karena orang tua pelaku bullying dikenal publik sebagai sosok yang menentang penindasan di sekolah dan memiliki parenting yang baik.
Lalu, apa yang menyebabkan seorang anak menjadi pelaku penindasan di sekolah?
Melansir laman Unicef, Selasa (20/2/2024), bullying merupakan suatu pola perilaku, dan bukan suatu kejadian yang terisolasi.
Anak-anak yang melakukan intimidasi biasanya berasal dari status sosial atau posisi kekuasaan yang lebih tinggi, misalnya anak-anak yang lebih besar, lebih kuat, atau dianggap populer.
Baca juga:Metode Efektif Menstimulasi Otak Kanan Anak dengan Flash Card
Sementara korban bullying umumnya adalah anak-anak yang berasal dari keluarga miskin, identitas gender yang berbeda, disabilitas, komunitas yang terpinggirkan, hingga anak-anak migran dan pengungsi.