LANGIT7.ID-, Surabaya- - Golden age adalah periode sangat penting karena otak bertumbuh secara maksimal, begitu pula pertumbuhan fisik. Pada masa tersebut terjadi perkembangan kepribadian anak dan pembentukan pola perilaku, sikap, dan ekspresi emosi.
Periode ini biasanya pada usia anak 0 hingga 3 tahun. Pada masa-masa inilah pengembangan otak kanan anak masih bisa dikembangkan secara lebih dalam. "Kita dapat melakukannya dengan metode pengembangan otak kanan," ujar CEO HEGL atau Heguru, Mrs. Ruino Henmi dari Jepang dalam wawancara dengan bantuan penerjemah, Minggu (18/2/2028) di Surabaya.
Metode pengembangan otak kanan ini tak hanya di Jepang, namun juga di Singapura, Thailand dan lainnya. Metode ini di Jepang mendapat suport dari pemerintah karena dinilai efektif untuk membantu perkembangan anak.
Baca juga:
Desainer Indonesia, Wiwiek Hatta Ambil Bagian di Modest Fashion InternasionalSalah satu metode untuk mengaktifkan otak kanan anak adalah dengan stimulan. Contoh sederhana menstimulasi otak kanan anak adalah dengan metode flash card.
Bagaimana caranya? Anak usia golden age ini ditunjukkan secara cepat sebuah gambar dan dibacakan kepada anak tersebut. Cara ini akan merangsang otak kanan anak untuk memproses atau menangkap gambar yang dimaksud dan mendengar kata-kata yang dibacakan tadi.
"Metode ini menjadi cara menghafal dan memberi sori. Sehingga secara natural bisa. Anak-anak juga bisa diajari berhitung sejak awal," ujar Head principal Heguru East Surabaya, Theresa Meidyana Bergo.
Menurutnya, metode ini sangat luar biasa untuk kemampuan anak. Misalnya kemampuan memori yang kuat, kemampuan memproses informasi secara paralel dan multi tasking.
Dia menambahkan, otak kanan punya kemampuan memproses cepat dan memori kuat. "Jika stimulan otak kanan baik hingga masa masuk sekolah dibarengi otak kiri bisa berkembang akan berpengaruh pada kedua otak berfungsi seimbang. Hal ini membuat anak lebih cepat nangkap, anak bisa lebih dari orang lain, karena kedua otaknya berfungsi baik," urainya.
Kondisi ini bisa dilihat jika seorang anak saat di sekolah bisa menyelesaikan masalah tanpa rumus. Berarti, sambungnya, si anak ini mempunyai kecerdasan otak kanan yang baik atau intuisi untuk memproses informasi.
Dia menambahkan, Heguru memfokuskan untuk melatih otak kanan anak. Namun demikian, orang tua juga diharapkan bisa mengedukasi diri agar mampu mendampingi anak-anaknya di luar jam sekolah.
(ori)