Prihatin Limbah Industri, Profesor ITS Pulihkan Fungsi dan Energi Limbah untuk Ekonomi Sirkular
Tim langit 7
Kamis, 14 Maret 2024 - 13:30 WIB
Guru besar ITS, Prof Ir I Dewa Ayu Agung Warmadewanthi ST MT PhD mencanangkan konsep pemulihan dan pemanfaatan energi dari limbah
Limbah industri menjadi masalah yang terus menghantui pada proses pengelolaan dan pemanfaatannya. Melihat kondisi ini, guru besar ke-196 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Ir I Dewa Ayu Agung Warmadewanthi ST MT PhD mencanangkan konsep pemulihan dan pemanfaatan energi dari limbah untuk menggerakkan ekonomi sirkular nasional.
Perempuan yang disapa Wawa ini menuturkan, pengelolaan sampah saat ini belum berhasil mengurangi volume sampah yang dihasilkan. Menurutnya, konsep Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) hanya memindahkan sampah dari satu tempat ke tempat lain.
“Hal tersebut berimbas pada terjadinya kebakaran di beberapa TPA dan terganggunya kesehatan masyarakat sekitarnya,” terang Wawa dikutip Kamis (1432024).
Baca juga:Unesa Kucurkan Beasiswa Kuliah Gratis bagi Pelajar Indonesia di Arab Saudi
Dosen Departemen Teknik Lingkungan ITS ini menginisiasikan konsep pemulihan dan pemanfaatan energi dari limbah dan sampah. Berdasarkan penelitiannya yang dituangkan dalam orasi pengukuhan sebagai profesor, Wawa menggabungkan konsep 3R (reuse, reduce, recycle) dan zero waste menjadi konsep ekonomi sirkular.
“Konsep ekonomi sirkular bertujuan menumbuhkan potensi ekonomi dari pengelolaan sampah yang telah dilakukan,” bebernya.
Peneliti kelahiran Denpasar, 12 Januari 1975 tersebut mengatakan, konsep yang dibawanya tersebut dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dengan mengubah tradisi dan perilaku masyarakat dalam mengelola limbah.
Perempuan yang disapa Wawa ini menuturkan, pengelolaan sampah saat ini belum berhasil mengurangi volume sampah yang dihasilkan. Menurutnya, konsep Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) hanya memindahkan sampah dari satu tempat ke tempat lain.
“Hal tersebut berimbas pada terjadinya kebakaran di beberapa TPA dan terganggunya kesehatan masyarakat sekitarnya,” terang Wawa dikutip Kamis (1432024).
Baca juga:Unesa Kucurkan Beasiswa Kuliah Gratis bagi Pelajar Indonesia di Arab Saudi
Dosen Departemen Teknik Lingkungan ITS ini menginisiasikan konsep pemulihan dan pemanfaatan energi dari limbah dan sampah. Berdasarkan penelitiannya yang dituangkan dalam orasi pengukuhan sebagai profesor, Wawa menggabungkan konsep 3R (reuse, reduce, recycle) dan zero waste menjadi konsep ekonomi sirkular.
“Konsep ekonomi sirkular bertujuan menumbuhkan potensi ekonomi dari pengelolaan sampah yang telah dilakukan,” bebernya.
Peneliti kelahiran Denpasar, 12 Januari 1975 tersebut mengatakan, konsep yang dibawanya tersebut dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dengan mengubah tradisi dan perilaku masyarakat dalam mengelola limbah.