Zakat Bisa Bersihkan Harta hingga Tanggulangi Kemiskinan
Tim langit 7
Rabu, 03 April 2024 - 15:00 WIB
ilustrasi
Zakat memiliki tiga dimensi, yaitu membersihkan jiwa, membersihkan harta dan membersihkan berbagai macam persoalan di masyarakat. Hal ini diungkapkan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.
Dia menjelaskan, dimensi pertaa adalah zakat memiliki fungsi untuk membersihkan jiwa atau tazkiyatun nafs manusia dari sikap terlalu mencintai harta seperti kikir, bakhil, dan perbuatan-perbuatan tercela lainnya karena terlalu mencintai harta.
Dimensi kedua dari zakat adalah membersihkan harta atau tazkiyatun mal. Dimensi ini membangun kesadaran bahwa setiap harta yang dititipkan kepada kita ada hak orang lain untuk ditunaikan.
Baca juga:Manajemen Zakat dengan Service Excellent di Masjid Sabilillah Jadi Percontohan Nasional
Sementara dimensi yang ketiga adalah untuk membersihkan dari berbagai macam persoalan atau tazkiyatun musykilat. Zakat bisa digunakan untuk membersihkan berbagai macam problematika dalam kehidupan masyarakat.
“Karena itu zakat memiliki fungsi yang sangat luas untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan, apalagi jika kita kaitkan zakat itu untuk membebaskan manusia dari perbudakan,” kata Mu’ti.
Masalah perbudakan, imbuh Mu’ti, tidak hanya terjadi pada zaman jahiliyah, tetapi masalah itu tetap saja ada sampai saat ini. Perbudakan modern merupakan eksploitasi manusia oleh manusia yang lain.
Dia menjelaskan, dimensi pertaa adalah zakat memiliki fungsi untuk membersihkan jiwa atau tazkiyatun nafs manusia dari sikap terlalu mencintai harta seperti kikir, bakhil, dan perbuatan-perbuatan tercela lainnya karena terlalu mencintai harta.
Dimensi kedua dari zakat adalah membersihkan harta atau tazkiyatun mal. Dimensi ini membangun kesadaran bahwa setiap harta yang dititipkan kepada kita ada hak orang lain untuk ditunaikan.
Baca juga:Manajemen Zakat dengan Service Excellent di Masjid Sabilillah Jadi Percontohan Nasional
Sementara dimensi yang ketiga adalah untuk membersihkan dari berbagai macam persoalan atau tazkiyatun musykilat. Zakat bisa digunakan untuk membersihkan berbagai macam problematika dalam kehidupan masyarakat.
“Karena itu zakat memiliki fungsi yang sangat luas untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan, apalagi jika kita kaitkan zakat itu untuk membebaskan manusia dari perbudakan,” kata Mu’ti.
Masalah perbudakan, imbuh Mu’ti, tidak hanya terjadi pada zaman jahiliyah, tetapi masalah itu tetap saja ada sampai saat ini. Perbudakan modern merupakan eksploitasi manusia oleh manusia yang lain.