6 Kiat Tetap Sehat dan Bugar Usai Libur Lebaran, Bikin Semangat Beraktivitas
Esti setiyowati
Rabu, 17 April 2024 - 06:00 WIB
ilustrasi
Kembali beraktivitas usai libur panjang bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi sebagian pekerja. Umumnya, karyawan yang mulai kerja lagi setelah libur Lebaran lalu akan merasakan mudah lelah, tidak semangat hingga stres.
Agar tetap sehat pasca libur Lebaran, Praktisi Kesehatan Masyarakat dr. Ngabila Salama membagikan sejumlah tips untuk tetap bugar dan produktif dengan konsep CERDIK.
“Kiat sehat kembali beraktivitas sesudah libur Lebaran bisa diterapkan melalui pola hidup yang biasa kita sebut CERDIK ya, tujuannya supaya bisa tetap bugar dan produktif,” kata Ngabila dikutip Antara, Selasa (16/4/2024).
1. Cek kesehatan rutin
Ngabila mengingatkan agar rutin melakukan cek kesehatan. Pastikan tekanan darah berada pada kondisi normal atau kurang dari 140/90 mmHg. Selain itu pastikan juga gula darah, kolestrol, lemak dan asam urat dalam kondisi normal.
Baca juga:Waspada Kenaikan Berat Badan Pasca Lebaran, Picu Penyakit Degeneratif
"Bagi penderita diabetes melitus, kadar HbA1C harus kurang dari 6,5 persen. Periksakan kembali kondisi kesehatan per enam bulan sekali karena hal tersebut menandakan adanya potensi terkena pra-diabetes," jelas Ngabila.
Agar tetap sehat pasca libur Lebaran, Praktisi Kesehatan Masyarakat dr. Ngabila Salama membagikan sejumlah tips untuk tetap bugar dan produktif dengan konsep CERDIK.
“Kiat sehat kembali beraktivitas sesudah libur Lebaran bisa diterapkan melalui pola hidup yang biasa kita sebut CERDIK ya, tujuannya supaya bisa tetap bugar dan produktif,” kata Ngabila dikutip Antara, Selasa (16/4/2024).
1. Cek kesehatan rutin
Ngabila mengingatkan agar rutin melakukan cek kesehatan. Pastikan tekanan darah berada pada kondisi normal atau kurang dari 140/90 mmHg. Selain itu pastikan juga gula darah, kolestrol, lemak dan asam urat dalam kondisi normal.
Baca juga:Waspada Kenaikan Berat Badan Pasca Lebaran, Picu Penyakit Degeneratif
"Bagi penderita diabetes melitus, kadar HbA1C harus kurang dari 6,5 persen. Periksakan kembali kondisi kesehatan per enam bulan sekali karena hal tersebut menandakan adanya potensi terkena pra-diabetes," jelas Ngabila.