Israel Kuasai Penyeberangan Rafah, Gencatan Senjata Gagal?
LANGIT7.ID-, Gaza- - Militer Israel telah menguasai Jalur Gaza di perbatasan Rafah dengan Mesir, dan melancarkan serangan di kota selatan tersebut seiring prospek kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas belum menemui titik temu.
Brigade 401 Israel memasuki penyeberangan Rafah pada Selasa pagi, sehari setelah kelompok Palestina yang memerintah Gaza yakni Hamas mengatakan mereka menerima proposal gencatan senjata yang dimediasi Mesir-Qatar. Israel, sementara itu, bersikeras bahwa kesepakatan itu tidak memenuhi tuntutannya.
Penyeberangan Rafah sangat penting bagi bantuan dan bagi mereka yang bisa melarikan diri ke Mesir. Para pemimpin Israel sudah lama mengantisipasi operasi militer di kota selatan, tempat sekitar 1,4 juta warga Palestina, termasuk lebih dari 600.000 anak-anak, berlindung, meskipun ada peringatan dari PBB, Amerika Serikat, Uni Eropa dan organisasi kemanusiaan internasional bahwa serangan tersebut akan menjadi bencana besar.
Bagaimana Status di Rafah?
Rekaman yang dirilis oleh militer Israel menunjukkan sebuah tank memasuki penyeberangan Rafah. Rincian video tersebut sesuai dengan ciri-ciri lokasi penyeberangan yang diketahui dan menunjukkan bendera Israel berkibar dari tank yang merebut daerah tersebut.
Militer Israel mengatakan dalam jumpa pers pagi hari Selasa bahwa pasukan khusus mereka sedang memindai daerah tersebut dan mereka telah beroperasi sejak Senin malam di Rafah timur.