Dimulai dari Rumah, Muslimah Ini Sukses Kembangkan Usaha Bakery
Mahmuda attar hussein
Senin, 06 September 2021 - 17:00 WIB
Ilustrasi bisnis bakery. Foto: Langit7/Istock
Siapa sangka niat dan langkah kecil, berawal dari rumah ternyata mampu membawa muslimah satu ini berhasil meraih kesuksesan dalam usaha. Baginya, Keterbatasan modal tidak menjadi kendala, jika memiliki kemauan kuat untuk bisa memiliki taraf hidup yang lebih baik.
Itulah yang menjadi prinsip bagi pemilik usaha bakery, Roti Gembung Juara di Tuban, Jawa Timur. Ialah Denny Oktaviana Wahyudi, bermodalkan keterampilan yang dimiliki dalam pengolahan produk bakery, walaupun dengan modal kecil, kini sukses mengembangkan usaha bakery.
Melalui usahanya, muslimah yang biasa disapa Okta ini mengaku, menjual produk aneka kuenya dengan kisaran harga Rp40-70 ribu. Sementara roti gembungnya ia jual dengan harga kisaran Rp10-27 ribu.
Produk bakery buatannya menggunakan bahan dengan kualitas baik, tapi dengan nominal penjualan tersebut, ia mengaku hanya mengambil margin keuntungan sedikit. Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai bagian dari strategi pemasaran.
“Margin yang kecil dengan kualitas produk kami yang baik, inilah yang membuat pelanggan datang lagi untuk membeli. Sehingga ada keberlanjutan dan peningkatan penjualan untuk terus mengembangkan usaha ini,” jelasnya dikanal Youtube Lebah Inspirasi.
Baca juga:Band Armada Gagas Rumah Makan Subsidi, Satu Porsi Cuma 2500 Rupiah
Melalui strategi itu, bahkan pandemi Covid-19 sekali pun tidak mempengaruhi perkembangan usahanya. Malahan, produksi dan penjualan produknya semakin meningkat seiring dengan bertambahnya reseller di Tuban dan pengajuan kerja sama bisnis waralaba oleh beberapa pihak.
Itulah yang menjadi prinsip bagi pemilik usaha bakery, Roti Gembung Juara di Tuban, Jawa Timur. Ialah Denny Oktaviana Wahyudi, bermodalkan keterampilan yang dimiliki dalam pengolahan produk bakery, walaupun dengan modal kecil, kini sukses mengembangkan usaha bakery.
Melalui usahanya, muslimah yang biasa disapa Okta ini mengaku, menjual produk aneka kuenya dengan kisaran harga Rp40-70 ribu. Sementara roti gembungnya ia jual dengan harga kisaran Rp10-27 ribu.
Produk bakery buatannya menggunakan bahan dengan kualitas baik, tapi dengan nominal penjualan tersebut, ia mengaku hanya mengambil margin keuntungan sedikit. Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai bagian dari strategi pemasaran.
“Margin yang kecil dengan kualitas produk kami yang baik, inilah yang membuat pelanggan datang lagi untuk membeli. Sehingga ada keberlanjutan dan peningkatan penjualan untuk terus mengembangkan usaha ini,” jelasnya dikanal Youtube Lebah Inspirasi.
Baca juga:Band Armada Gagas Rumah Makan Subsidi, Satu Porsi Cuma 2500 Rupiah
Melalui strategi itu, bahkan pandemi Covid-19 sekali pun tidak mempengaruhi perkembangan usahanya. Malahan, produksi dan penjualan produknya semakin meningkat seiring dengan bertambahnya reseller di Tuban dan pengajuan kerja sama bisnis waralaba oleh beberapa pihak.