Keutamaan Khusus Wukuf di Jabal Rahmah
Tim langit 7
Selasa, 28 Mei 2024 - 09:00 WIB
ilustrasi
Ustadz Muhammad Masruhan,
Khodim di PP. Al Inayah Wareng Magelang
Wukuf secara mudah dapat diartikan hadir di Arafah baik sengaja atau tidak dalam rentang waktu antara tergelincirnya matahari (masuk waktu Dhuhur) tanggal 9 Dzulhijjah hingga menjelang waktu Subuh tanggal 10 Dzulhijjah.
Kehadiran ini tidak harus lama, yang penting pernah di sana. Wukuf adalah ibadah pokok atau rukun terbesar dalam rangkaian ibadah haji.
Mengenai hal ini, Rasulullah Saw. bersabda: الحج عرفة “Bagian pokok haji adalah wukuf di Arafah.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi).
Jamaah haji yang tidak melakukan wukuf di Arafah akan mendapat konsekuensi berupa tiga kewajiban yang harus dilaksanakan, yaitu pertama, melakukan tahallul untuk melepas status ihramnya dengan cara melakukan amalan umrah (tawaf, sai,dan bercukur) dengan diniati tahallul dari haji.
Baca juga:Suhu di Mekah Capai 42 Derajat Celcius, Jamaah Jangan Lupa Gunakan APD
Khodim di PP. Al Inayah Wareng Magelang
Wukuf secara mudah dapat diartikan hadir di Arafah baik sengaja atau tidak dalam rentang waktu antara tergelincirnya matahari (masuk waktu Dhuhur) tanggal 9 Dzulhijjah hingga menjelang waktu Subuh tanggal 10 Dzulhijjah.
Kehadiran ini tidak harus lama, yang penting pernah di sana. Wukuf adalah ibadah pokok atau rukun terbesar dalam rangkaian ibadah haji.
Mengenai hal ini, Rasulullah Saw. bersabda: الحج عرفة “Bagian pokok haji adalah wukuf di Arafah.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi).
Jamaah haji yang tidak melakukan wukuf di Arafah akan mendapat konsekuensi berupa tiga kewajiban yang harus dilaksanakan, yaitu pertama, melakukan tahallul untuk melepas status ihramnya dengan cara melakukan amalan umrah (tawaf, sai,dan bercukur) dengan diniati tahallul dari haji.
Baca juga:Suhu di Mekah Capai 42 Derajat Celcius, Jamaah Jangan Lupa Gunakan APD