Hukum dan Keutamaan Puasa 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Tim langit 7
Sabtu, 08 Juni 2024 - 15:00 WIB
ilustrasi
Dzulhijjah termasuk empat bulan yang dimuliakan Allah swt (asyhurul hurum). Melakukan amal ibadah pada bulan Dzulhijjah tentu akan mendapatkan pahala yang sangat istimewa.
Memasuki sepuluh hari pertama, sangat sayang jika dilewatkan begitu saja tanpa diisi dengan amal ibadah seperti berpuasa.
Namun, mungkin ada sebagian orang yang masih bertanya apakah di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dianjurkan berpuasa?, dan apa dalilnya?
Hukum berpuasa di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah sunnah, mulai dari tanggal satu sampai sembilan. Kesunahan ini berlaku untuk umum, baik bagi orang yang sedang menunaikan ibadah haji maupun tidak.
Hanya saja, menurut Imam an-Nawawi, khusus tanggal sembilan Dzulhijjah (puasa Arafah) hanya disunnahkan bagi yang tidak menunaikan ibadah haji.
Baca juga:Satu Amalan Empat Puluh Juta Kebaikan
Keterangan Imam Nawawi ini sebagaimana dikutip Syekh Zakariya al-Anshari (w. 1520 M) dalam Asnal Mathalib:
Memasuki sepuluh hari pertama, sangat sayang jika dilewatkan begitu saja tanpa diisi dengan amal ibadah seperti berpuasa.
Namun, mungkin ada sebagian orang yang masih bertanya apakah di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dianjurkan berpuasa?, dan apa dalilnya?
Hukum berpuasa di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah sunnah, mulai dari tanggal satu sampai sembilan. Kesunahan ini berlaku untuk umum, baik bagi orang yang sedang menunaikan ibadah haji maupun tidak.
Hanya saja, menurut Imam an-Nawawi, khusus tanggal sembilan Dzulhijjah (puasa Arafah) hanya disunnahkan bagi yang tidak menunaikan ibadah haji.
Baca juga:Satu Amalan Empat Puluh Juta Kebaikan
Keterangan Imam Nawawi ini sebagaimana dikutip Syekh Zakariya al-Anshari (w. 1520 M) dalam Asnal Mathalib: