Paus Fransiskus Desak Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza, dan Dukung Proposal Gencatan Senjata
Nabil
Senin, 10 Juni 2024 - 07:28 WIB
Paus Fransiskus Desak Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza, dan Dukung Proposal Gencatan Senjata
LANGIT7.ID-, Gaza-- Paus Fransiskus mendesak agar bantuan kemanusiaan segera mencapai warga Palestina di Gaza dan agar Israel dan Hamas segera menerima proposal gencatan senjata dan pelepasan sandera.
Dalam pemberkatan Minggu siang, Paus Fransiskus juga berterima kasih kepada Yordania, yang minggu ini akan menjadi tuan rumah konferensi bantuan kemanusiaan internasional untuk warga Palestina.
"Saya mendorong komunitas internasional untuk bertindak secara mendesak, dengan segala cara, untuk membantu warga Gaza yang telah lelah akibat perang," ujarnya. "Bantuan kemanusiaan harus diizinkan untuk mencapai mereka yang membutuhkan, dan tidak seorang pun boleh menghalanginya."
Dia bernostalgia pada ulang tahun ke-10 dari doa perdamaian yang diselenggarakannya di Taman Vatikan. Kegiatan ini dihadiri oleh Presiden Israel saat itu Shimon Peres dan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas.
"Pertemuan ini menunjukkan bahwa berjabat tangan itu mungkin, dan untuk membuat perdamaian, Anda membutuhkan keberanian - jauh lebih banyak keberanian daripada untuk membuat perang," katanya.
Paus Fransiskus mendukung proposal gencatan senjata dan berharap syarat-syaratnya segera diterima oleh kedua belah pihak, meskipun dia mengakui negosiasi "tidak mudah."
"Saya berharap proposal perdamaian di semua front yang telah diajukan dan untuk pelepasan sandera akan segera diterima demi kepentingan warga Palestina dan Israel," ujarnya.
Dalam pemberkatan Minggu siang, Paus Fransiskus juga berterima kasih kepada Yordania, yang minggu ini akan menjadi tuan rumah konferensi bantuan kemanusiaan internasional untuk warga Palestina.
"Saya mendorong komunitas internasional untuk bertindak secara mendesak, dengan segala cara, untuk membantu warga Gaza yang telah lelah akibat perang," ujarnya. "Bantuan kemanusiaan harus diizinkan untuk mencapai mereka yang membutuhkan, dan tidak seorang pun boleh menghalanginya."
Dia bernostalgia pada ulang tahun ke-10 dari doa perdamaian yang diselenggarakannya di Taman Vatikan. Kegiatan ini dihadiri oleh Presiden Israel saat itu Shimon Peres dan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas.
"Pertemuan ini menunjukkan bahwa berjabat tangan itu mungkin, dan untuk membuat perdamaian, Anda membutuhkan keberanian - jauh lebih banyak keberanian daripada untuk membuat perang," katanya.
Paus Fransiskus mendukung proposal gencatan senjata dan berharap syarat-syaratnya segera diterima oleh kedua belah pihak, meskipun dia mengakui negosiasi "tidak mudah."
"Saya berharap proposal perdamaian di semua front yang telah diajukan dan untuk pelepasan sandera akan segera diterima demi kepentingan warga Palestina dan Israel," ujarnya.
(lam)