home global news

Situasi Memanas di Gaza, Warga Sipil Terpaksa Mengungsi Lagi

Kamis, 20 Juni 2024 - 06:44 WIB
Situasi Memanas di Gaza, Warga Sipil Terpaksa Mengungsi Lagi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Tank Israel didukung pesawat tempur dan drone lagi-lagi maju lebih jauh ke bagian barat kota Rafah, Jalur Gaza pada Rabu (20/6/2024), menewaskan delapan orang, menurut penduduk dan petugas medis Palestina.

Penduduk mengatakan tank-tank itu bergerak memasuki lima lingkungan setelah tengah malam. Penembakan dan tembakan artileri berat menghantam kemah pengungsi di daerah Al-Mawasi, lebih ke barat wilayah pesisir itu.

Setelah delapan bulan perang, tak ada tanda-tanda penurunan intensitas pertempuran. Upaya mediator internasional yang didukung Amerika Serikat gagal membujuk Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata.

Dua belas warga Palestina tewas dalam serangan Israel yang menghantam kelompok warga dan pedagang di selatan Jalur Gaza, kata sumber medis, Rabu (20/6/2024). Korban terkena serangan saat menunggu konvoi truk bantuan membawa barang melalui perlintasan Kerem Shalom di Jalan Salahuddin, timur laut Rafah.

Pasukan Israel telah meluluhkan sebagian besar Gaza dan menduduki sebagian besar wilayah Palestina. Namun, belum berhasil mencapai tujuan Israel membersihkan Hamas dan membebaskan sandera.

Petugas medis dan media Hamas mengatakan delapan warga Palestina tewas di Al-Mawasi. Banyak keluarga lari ke utara karena kepanikan. Mereka tidak mengidentifikasi korban tewas, dan militer Israel mengaku sedang menyelidiki laporan itu.

Warga mengatakan tentara Israel meledakkan beberapa rumah di Rafah barat yang sebelumnya menampung lebih dari separuh 2,3 juta penduduk Gaza. Bulan lalu, Israel memulai ofensif darat dan memaksa sebagian besar penduduk mengungsi ke utara.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gaza bela palestina konflik palestina israel
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya