home masjid

13 Dzulhijjah Termasuk Hari Tasyrik, Puasa Ayyamul Bidh Bisa Ganti Hari

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:00 WIB
ilustrasi
Puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan sunnah yang dilaksanakan selama tiga hari di setiap bulan hijriyah. Rasulullah Saw melaksanakan puasa sunnah ini setiap tanggal 13, 14 dan 15. Namun di bulan Dzulhijjah, tanggal 13 adalah hari Tasyrik yaitu hari yang diharamkan untuk berpuasa. Lalu bagaimana pelaksanaan puasa sunnah Ayyamul Bidh-nya?

Sebagai umat Muslim, kita dianjurkan untuk mengikuti amalan sunnah yang dilakukan Rasulullah Saw. Salah satunya mengerjakan puasa sunnah Ayyamul Bidh tersebut.

Berpuasa selama tiga hari setiap bulan di kalender hijriyah atau Ayyamul Bidh menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Dalam hadits Bukhari, dari Abu Hurairah RA, ia berkata:

Baca juga:Pengertian Hari Tasyrik, Amalan dan Larangannya

“Kekasihku (Rasulullah SAW) telah mewasiatkan kepadaku tiga nasehat yang tidak akan pernah aku tinggalkan sampai mati, yaitu berpuasa tiga hari setiap bulan (ayyamul bidh), salat dhuha, dan salat witir sebelum aku tidur.” (HR. Bukhari)

Ayyamul Bidh menjadi amalan sunnah muakad, “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: ‘Rasulullah SAW sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh) baik di rumah maupun dalam bepergian” (HR. an-Nasa’i sanad hasan)

Kapan pelaksanaannya? Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rasulullah berwasiat kepada Abu Dzar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
puasa sunah dzulhijjah ayyamul bidh hari tasyrik
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya