Ketegangan Meningkat, Jenderal Top AS Tiba Mendadak di Timur Tengah
Nabil
Ahad, 25 Agustus 2024 - 09:30 WIB
Ketegangan Meningkat, Jenderal Top AS Tiba Mendadak di Timur Tengah
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Jenderal Angkatan Udara C.Q. Brown, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, memulai kunjungan tak terduga ke Timur Tengah pada Sabtu lalu. Tujuannya adalah membahas cara-cara menghindari eskalasi ketegangan yang bisa memicu konflik lebih luas, saat kawasan ini bersiap menghadapi ancaman serangan Iran terhadap Israel.
Brown memulai perjalanannya di Yordania dan mengatakan akan mengunjungi Mesir dan Israel dalam beberapa hari ke depan. Ia ingin mendengar perspektif para pemimpin militer di kawasan tersebut.
Baca juga: Panas! Netanyahu Bentrok dengan Negosiator Israel Soal Syarat Gencatan Senjata Gaza
Kunjungan ini terjadi saat Amerika Serikat berusaha mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas. Brown menyatakan bahwa jika tercapai, kesepakatan ini akan "membantu menurunkan ketegangan".
"Saat berbicara dengan rekan-rekan saya, kami membahas langkah-langkah yang bisa diambil untuk mencegah eskalasi yang lebih luas dan memastikan kita mengambil langkah tepat untuk menghindari konflik yang lebih besar," ujar Brown kepada Reuters sebelum mendarat di Yordania.
Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah berupaya membatasi dampak perang di Gaza antara Hamas dan Israel yang kini memasuki bulan ke-11. Konflik ini telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza, memicu bentrokan perbatasan antara Israel dan Hizbullah Lebanon yang didukung Iran, serta memicu serangan Houthi Yaman terhadap pelayaran di Laut Merah.
Sementara itu, pasukan AS telah diserang oleh milisi yang berafiliasi dengan Iran di Suriah, Irak, dan Yordania.
Brown memulai perjalanannya di Yordania dan mengatakan akan mengunjungi Mesir dan Israel dalam beberapa hari ke depan. Ia ingin mendengar perspektif para pemimpin militer di kawasan tersebut.
Baca juga: Panas! Netanyahu Bentrok dengan Negosiator Israel Soal Syarat Gencatan Senjata Gaza
Kunjungan ini terjadi saat Amerika Serikat berusaha mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas. Brown menyatakan bahwa jika tercapai, kesepakatan ini akan "membantu menurunkan ketegangan".
"Saat berbicara dengan rekan-rekan saya, kami membahas langkah-langkah yang bisa diambil untuk mencegah eskalasi yang lebih luas dan memastikan kita mengambil langkah tepat untuk menghindari konflik yang lebih besar," ujar Brown kepada Reuters sebelum mendarat di Yordania.
Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah berupaya membatasi dampak perang di Gaza antara Hamas dan Israel yang kini memasuki bulan ke-11. Konflik ini telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza, memicu bentrokan perbatasan antara Israel dan Hizbullah Lebanon yang didukung Iran, serta memicu serangan Houthi Yaman terhadap pelayaran di Laut Merah.
Sementara itu, pasukan AS telah diserang oleh milisi yang berafiliasi dengan Iran di Suriah, Irak, dan Yordania.