Air Putih atau Minuman Isotonik, Mana yang Lebih Baik Dikonsumsi Usai Olahraga?
Esti setiyowati
Selasa, 27 Agustus 2024 - 16:00 WIB
ilustrasi
Minuman dingin, manis, dan menyegarkan tentu menjadi pilihan banyak orang untuk melepas dahaga usai berolahraga. Namun setelah berolahraga Anda tak boleh sembarangan mengonsumsi minuman.
Selain air putih, sebagian orang memilih minuman isotonik untuk dikonsumsi usai berolahraga. Minuman ini disebut dapat mengembalikan cairan tubuh dan elektrolit yang hilang, baik itu karena setelah berolahraga, muntah, atau diare.
Namun, apakah aman mengonsumsi minuman elektrolit atau isotonik usai berolahraga?
Medical Doctor & Health Content Creator, dr Kevin Mak mengatakan air putih atau air mineral adalah pilihan ideal untuk diminum usai berolahraga.
Baca juga:Hati-Hati, Begini Akibat Jarang Minum Air Putih
Hanya saja, kata dr Kevin Mak, bila jenis olahraga yang dilakukan berintensitas sedang hingga tinggi, seperti lari, jalan cepat atau angkat beban, maka membutuhkan kadar penggantian elektrolit lebih banyak di mana tersedia dalam minuman isotonik.
"Tapi pastikan minuman elektrolit itu sudah disertifikasi BPOM, kemudian yang kedua kandungannya aman, dan yang ketiga sesuai atau tepat guna yaitu dikonsumsi saat atau setelah berolahraga saja," jelas dr Kevin Mak dalam diskusi daring, dikutip Selasa (27/8/2024).
Selain air putih, sebagian orang memilih minuman isotonik untuk dikonsumsi usai berolahraga. Minuman ini disebut dapat mengembalikan cairan tubuh dan elektrolit yang hilang, baik itu karena setelah berolahraga, muntah, atau diare.
Namun, apakah aman mengonsumsi minuman elektrolit atau isotonik usai berolahraga?
Medical Doctor & Health Content Creator, dr Kevin Mak mengatakan air putih atau air mineral adalah pilihan ideal untuk diminum usai berolahraga.
Baca juga:Hati-Hati, Begini Akibat Jarang Minum Air Putih
Hanya saja, kata dr Kevin Mak, bila jenis olahraga yang dilakukan berintensitas sedang hingga tinggi, seperti lari, jalan cepat atau angkat beban, maka membutuhkan kadar penggantian elektrolit lebih banyak di mana tersedia dalam minuman isotonik.
"Tapi pastikan minuman elektrolit itu sudah disertifikasi BPOM, kemudian yang kedua kandungannya aman, dan yang ketiga sesuai atau tepat guna yaitu dikonsumsi saat atau setelah berolahraga saja," jelas dr Kevin Mak dalam diskusi daring, dikutip Selasa (27/8/2024).