home global news

Peristiwa Penting di Bulan Shafar, Dari Pernikahan Nabi hingga Perang Khaibar

Sabtu, 11 September 2021 - 10:00 WIB
ilustrasi bulan sabit tanda masuknya bulan baru hijriah (foto: langit7.id/istock)
Bulan Shafar adalah bulan kedua dalam penanggalan hijriyah. Jika dilihat secara etimologi, shafar dalam bahasa Arab berarti kosong, kuning, dan nama dari penyakit.

Masyarakat Arab Jahiliah pada masa lampau menganggap bulan membawa bencana. Pemikiran buruk lainnya adalah larangan menggelar kegiatan penting seperti pernikahan dan khitan karena dinilai menjemput kesialan.

Maksud ‘kosong’ ini dikarenakan kebiasaan orang-orang zaman dahulu meninggalkan rumah atau kediaman mereka, sehingga kosong untuk berperang atau bepergian jauh.

Ketika Islam datang, segala pemikiran yang keliru tersebut dibantah oleh Rasulullah SAW. Sebagaimana sabda beliau yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari sahabat Abu Hurairah, “Tidak ada penularan penyakit (dengan sendirinya), tidak ada thiyarah, tidak ada kesialan karena burung hantu, tidak ada kesialan karena bulan Shafar.”

Malah di masa Rasulullah SAW, banyak peristiwa penting terjadi di bulan Shafar, berikut di antaranya.

1. Pernikahan Baginda Nabi Muhammad SAW dengan Sayyidatina Khodijah

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sirah hijrah bulan safar sirah nabawiyah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya