49 Mahasiswa Indonesia Penerima Beasiswa Kerajaan Maroko Diberangkatkan
Tim langit 7
Senin, 09 September 2024 - 13:00 WIB
ilustrasi
Kementerian Agama (kemenag) memberangkatkan mahasiswa baru yang lolos seleksi beasiswa dari Kerajaan Maroko. Mereka sebelumnya menerima pembekalan dari Ditjen Pendidikan Islam, Abu Rokhmad .
"Ananda semua adalah orang-orang pilihan yang terseleksi diantara ribuan orang yang mendaftar. perjalanan yang akan ditempuh ke Timur Tengah adalah langkah besar dan sangat berarti dalam perjalanan akademik dan professional," ucap Abu Rokhmad.
"Kalian berkesempatan untuk mempelajari berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman berharga yang akan menjadi modal berharga dalam mengemban amanah dan tanggung jawab di masa depan, tidak hanya atas nama perwakilan Kementerian Agama tetapi juga negara Indonesia,” sambungnya.
Baca juga:Ironi, PTN dan PTS Saling Berebut Mahasiswa
Abu Rokhmad berpesan agar mahasiswa baru belajar tekun dan menjadikan setiap kesempatan sebagai pengalaman berharga. "Juga agar aktif berkontribusi pada Komunitas Akademis dan Sosial serta jalin hubungan yang baik dengan dosen dan sesama mahasiswa," ungkapnya.
Ia berharap selama menjalani perkuliahan, mahasiswa selalu menjaga komunikasi yang baik dengan pihak Kementerian Agama dan sesama penerima beasiswa. Mahasiswa juga diminta terus berbagi pengalaman dan informasi mengenai studi di Maroko.
Menurut Abu Rokhmad, pengalaman dan pengetahuan selama studi sangat berharga dan dapat memberikan inspirasi serta manfaat bagi calon penerima beasiswa di masa depan. "Pengalaman yang kalian bagikan akan sangat membantu dalam menjelaskan manfaat dan tantangan dari program beasiswa ini," terangnya.
"Ananda semua adalah orang-orang pilihan yang terseleksi diantara ribuan orang yang mendaftar. perjalanan yang akan ditempuh ke Timur Tengah adalah langkah besar dan sangat berarti dalam perjalanan akademik dan professional," ucap Abu Rokhmad.
"Kalian berkesempatan untuk mempelajari berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman berharga yang akan menjadi modal berharga dalam mengemban amanah dan tanggung jawab di masa depan, tidak hanya atas nama perwakilan Kementerian Agama tetapi juga negara Indonesia,” sambungnya.
Baca juga:Ironi, PTN dan PTS Saling Berebut Mahasiswa
Abu Rokhmad berpesan agar mahasiswa baru belajar tekun dan menjadikan setiap kesempatan sebagai pengalaman berharga. "Juga agar aktif berkontribusi pada Komunitas Akademis dan Sosial serta jalin hubungan yang baik dengan dosen dan sesama mahasiswa," ungkapnya.
Ia berharap selama menjalani perkuliahan, mahasiswa selalu menjaga komunikasi yang baik dengan pihak Kementerian Agama dan sesama penerima beasiswa. Mahasiswa juga diminta terus berbagi pengalaman dan informasi mengenai studi di Maroko.
Menurut Abu Rokhmad, pengalaman dan pengetahuan selama studi sangat berharga dan dapat memberikan inspirasi serta manfaat bagi calon penerima beasiswa di masa depan. "Pengalaman yang kalian bagikan akan sangat membantu dalam menjelaskan manfaat dan tantangan dari program beasiswa ini," terangnya.