Ratusan Santri di Tangerang Dibekali Kecakapan Digital
Tim langit 7
Senin, 16 September 2024 - 07:00 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, saat menghadiri Santri Digitalpreneur Kabupaten Tangerang, di Pondok Pesantren Nur Antika Sabtu (14/9/2024)
Ratusan santri di Kabupaten Tangerang dibekali kecakapan digital melalui program Santri Digitalpreneur dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) .
Para santri diharapkan mampu menciptakan konten dakwah yang menarik, kreatif, dan inspiratif, sehingga dapat menyebarkan nilai-nilai kehidupan yang baik secara luas dan efektif.
"Program ini dalam rangka menyiapkan para santri untuk menjadi seorang digitalpreneur. Tidak bisa kita nafikan lagi bahwa digitalisasi saat ini adalah keniscayaan," kata MenparekrafSandiaga Salahuddin Uno, di Pondok Pesantren Nur Antika.
Pemerintah sudah memulai transformasi digital sehingga santri diharapkan dapat mengambil peran dan menjadi garda terdepan dalam mengisi ruang-ruang digital. Tentunya melalui konten-konten terutama dakwah yang menarik, kreatif, dan inspiratif, sehingga dapat menyebarkan nilai-nilai Islam secara luas dan efektif.
Santri menjadi pioner dalam menyebarkan dakwah Islam dan membangun komunitas online yang positif dan memiliki pengaruh bagi perkembangan Islam di Indonesia.
"Oleh karena itu santri kita didik ke super mentor kita kali ini, yaitu Kang Ferry (Ferry Ardiansyah) untuk membekali cara membuat konten-konten yang baik. Menyampaikan setiap dari kita masyarakat Indonesia tentang bagaimana narasi-narasi yang positif untuk persatuan bangsa," kata Sandiaga.
Konten-konten yang positif juga inspiratif tentunya akan memberikan dampak yang luas. Dalam produksinya tentu membutuhkan sentuhan-sentuhan inovasi, adaptasi, juga kolaborasi.
Para santri diharapkan mampu menciptakan konten dakwah yang menarik, kreatif, dan inspiratif, sehingga dapat menyebarkan nilai-nilai kehidupan yang baik secara luas dan efektif.
"Program ini dalam rangka menyiapkan para santri untuk menjadi seorang digitalpreneur. Tidak bisa kita nafikan lagi bahwa digitalisasi saat ini adalah keniscayaan," kata MenparekrafSandiaga Salahuddin Uno, di Pondok Pesantren Nur Antika.
Pemerintah sudah memulai transformasi digital sehingga santri diharapkan dapat mengambil peran dan menjadi garda terdepan dalam mengisi ruang-ruang digital. Tentunya melalui konten-konten terutama dakwah yang menarik, kreatif, dan inspiratif, sehingga dapat menyebarkan nilai-nilai Islam secara luas dan efektif.
Santri menjadi pioner dalam menyebarkan dakwah Islam dan membangun komunitas online yang positif dan memiliki pengaruh bagi perkembangan Islam di Indonesia.
"Oleh karena itu santri kita didik ke super mentor kita kali ini, yaitu Kang Ferry (Ferry Ardiansyah) untuk membekali cara membuat konten-konten yang baik. Menyampaikan setiap dari kita masyarakat Indonesia tentang bagaimana narasi-narasi yang positif untuk persatuan bangsa," kata Sandiaga.
Konten-konten yang positif juga inspiratif tentunya akan memberikan dampak yang luas. Dalam produksinya tentu membutuhkan sentuhan-sentuhan inovasi, adaptasi, juga kolaborasi.