Pendidikan Akhlak Jadi Fondasi Kokoh Cegah Kejahatan Anak
Tim langit 7
Senin, 16 September 2024 - 13:15 WIB
ilustrasi
Peristiwa kejahatan anak, belakangan ini sering terdengar. Sejak awal September 2024 ada tiga kasus kejahatan yang menjerat dan menimpa anak.
Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Wiwi Siti Sajarah menekankan pentingnya pendidikan akhlak.
Menurutnya, penanaman akhlak sebagaimana diteladankan Nabi Muhammad menjadi fondasi yang dapat mencegah tindakan yang menyalahi akhlak dan etika di masyarakat.
"Yang harus diperhatikan kepada generasi muda adalah beberapa hal terutama pendidikan akhlak yang kuat, ya, sebagaimana sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw," katanya kepada NU Online.
Baca juga: Hebat! Guru MAN 3 Jembrana Terpilih Jadi Wasit Kejuaraan Dunia Pickleball 2024
Wiwi mengatakan bahwa hal tersebut adalah kewajiban semua pihak. Bukan saja sebagai tanggung jawab orang tua melainkan juga bagi lembaga pendidikan dan pemerintahan.
"Terkait dengan bagaimana hubungan yang baik dan sehat, tentunya ini bukan hanya kewajiban orang tua dan keluarga saja, tetapi juga kewajiban lembaga pendidikan dan pemerintah," ujarnya.
Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Wiwi Siti Sajarah menekankan pentingnya pendidikan akhlak.
Menurutnya, penanaman akhlak sebagaimana diteladankan Nabi Muhammad menjadi fondasi yang dapat mencegah tindakan yang menyalahi akhlak dan etika di masyarakat.
"Yang harus diperhatikan kepada generasi muda adalah beberapa hal terutama pendidikan akhlak yang kuat, ya, sebagaimana sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw," katanya kepada NU Online.
Baca juga: Hebat! Guru MAN 3 Jembrana Terpilih Jadi Wasit Kejuaraan Dunia Pickleball 2024
Wiwi mengatakan bahwa hal tersebut adalah kewajiban semua pihak. Bukan saja sebagai tanggung jawab orang tua melainkan juga bagi lembaga pendidikan dan pemerintahan.
"Terkait dengan bagaimana hubungan yang baik dan sehat, tentunya ini bukan hanya kewajiban orang tua dan keluarga saja, tetapi juga kewajiban lembaga pendidikan dan pemerintah," ujarnya.