Remaja 15 Tahun Jadi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unair
Redaksi
Senin, 13 September 2021 - 07:34 WIB
Ainun Albarr Qolby Mecca (15) mahasiswa termuda Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (foto: news.unair.ac.id)
Usia 15 tahun pada umumnya adalah usia sekolah untuk remaja di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun berbeda dengan Ainun Albarr Qolby Mecca, di usianya yang menginjak 15 tahun, ia sudah diterima menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair).
Mengutiplaman resmi Unair, Albarr bisa menjadi mahasiswa kedokteran di usia yang sangat muda karena mengikuti program kelas akselerasi saat duduk di bangku SMP dan SMA.
Mahasiswa kelahiran Lamongan, 30 November 2005 ini, mengikuti berbagai tingkat seleksi hingga jalur tes Mandiri untuk bisa berkuliah di Fakukltas Kedokteran. Dia menghadapi berbagai hambatan dari diri sendiri maupun lingkungan.
Baca Juga:Universitas Jember Gelar Wisuda, Lulusan Terbaik dari Ekonomi Pas-pasan
“Meskipun hasil yang saya dapatkan terkadang tidak seperti yang saya harapkan, tetapi saya berhasil melaluinya dengan baik danAlhamdulillahlolos dan diterima di FK UNAIR. Perjuangan saya hingga akhirnya diterima di Unair sangat berarti bagi saya,” ungkapnya kepada news.unair.ac.id, dikutip Senin (13/9/2021).
Remaja yang telah berprestasi sejak SMP dan SMA ini menyebut salah satu rahasia ia bisa mengikuti kelas akselerasi dan jadi mahasiswa di usia yang sangat muda adalah berkat dukungan keluarga.
"Selama ini, dukungan dari keluarga sangat besar. Keluarga selalu berusaha untuk memfasilitasi kebutuhansaya terhadap pendidikan, sehingga bisa lebih maksimal dalam menjalankan pendidikan. Kakak-kakak saya selalu memotivasi untuk terus maju dan berkembang," kata Albarr.
Mengutiplaman resmi Unair, Albarr bisa menjadi mahasiswa kedokteran di usia yang sangat muda karena mengikuti program kelas akselerasi saat duduk di bangku SMP dan SMA.
Mahasiswa kelahiran Lamongan, 30 November 2005 ini, mengikuti berbagai tingkat seleksi hingga jalur tes Mandiri untuk bisa berkuliah di Fakukltas Kedokteran. Dia menghadapi berbagai hambatan dari diri sendiri maupun lingkungan.
Baca Juga:Universitas Jember Gelar Wisuda, Lulusan Terbaik dari Ekonomi Pas-pasan
“Meskipun hasil yang saya dapatkan terkadang tidak seperti yang saya harapkan, tetapi saya berhasil melaluinya dengan baik danAlhamdulillahlolos dan diterima di FK UNAIR. Perjuangan saya hingga akhirnya diterima di Unair sangat berarti bagi saya,” ungkapnya kepada news.unair.ac.id, dikutip Senin (13/9/2021).
Remaja yang telah berprestasi sejak SMP dan SMA ini menyebut salah satu rahasia ia bisa mengikuti kelas akselerasi dan jadi mahasiswa di usia yang sangat muda adalah berkat dukungan keluarga.
"Selama ini, dukungan dari keluarga sangat besar. Keluarga selalu berusaha untuk memfasilitasi kebutuhansaya terhadap pendidikan, sehingga bisa lebih maksimal dalam menjalankan pendidikan. Kakak-kakak saya selalu memotivasi untuk terus maju dan berkembang," kata Albarr.