home global news

Rupiah Melemah Signifikan di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Rabu, 02 Oktober 2024 - 16:30 WIB
Rupiah Melemah Signifikan di Tengah Ketegangan Timur Tengah
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah signifikan pada perdagangan Rabu (2/10/2024) sore. Mata uang Garuda ditutup melemah 62 poin atau sekitar 0,41% ke level Rp15.268 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp15.206 per dolar AS.

Pelemahan rupiah hari ini bahkan sempat menyentuh 65 poin sebelum akhirnya sedikit menguat menjelang penutupan perdagangan. Pergerakan ini menunjukkan adanya tekanan yang cukup besar terhadap mata uang domestik di sepanjang hari.

Pelemahan rupiah sejalan dengan penguatan indeks dolar AS yang terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar global terhadap perkembangan situasi di Timur Tengah. Sentimen risk-off ini mendorong investor untuk mencari aset safe haven seperti dolar AS, sehingga memberikan tekanan pada mata uang negara berkembang termasuk rupiah.

Faktor eksternal yang paling mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini adalah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Kekhawatiran konflik dapat berubah menjadi perang yang lebih luas setelah Iran menembakkan lebih dari 180 rudal balistik ke Israel pada hari Selasa. Tindakan ini merupakan balasan atas kampanye Israel terhadap sekutu Hizbullah Teheran di Lebanon.

Situasi ini semakin memanas setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji Iran akan membayar serangan rudalnya, sementara Teheran mengancam akan merespons pembalasan dengan "kehancuran besar". Presiden AS Joe Biden telah menyatakan dukungan penuh AS untuk Israel, dan Dewan Keamanan PBB dijadwalkan mengadakan pertemuan mengenai situasi di Timur Tengah pada hari Rabu.

Selain itu, pasar juga memfokuskan perhatian pada data penggajian swasta AS yang akan dirilis hari Rabu. Para pedagang juga waspada terhadap perselisihan perburuhan di pelabuhan AS, dimana pekerja dermaga di Pantai Timur dan Gulf Coast memulai aksi mogok berskala besar pertama mereka dalam hampir 50 tahun pada hari Selasa. Aksi ini menghentikan arus sekitar setengah dari pengiriman laut negara tersebut.

Sementara itu, debat calon wakil presiden AS yang disiarkan secara nasional pada hari Selasa antara Senator JD Vance dan Gubernur Minnesota Tim Walz tidak mendapat respons yang terlalu antusias dari pasar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya