FK Unair Gandeng ESQ Wujudkan Zero Bullying, Stres dan Depresi di Kampus
Tim langit 7
Ahad, 06 Oktober 2024 - 06:00 WIB
Dekan FK Unair Prof Budi Santoso.(4 dari kanan) dan Founder ESQ Ary Ginanjar (4 dari kiri).
Langkah preventif atau pencegahan terhadap bullying, stres serta depresi pada mahasiswa dan dosen dilakukan Fakultas Kedokteran Unair (FK Unair).
Langkah pencegahan itu dilakukan dengan menggandeng lembaga ESQ (Emotial Spiritual Quotient) milik Ary Ginanjar. Kerjasama ini dilakukan selama lima tahun. Penandatanganan kerjasama dilakukan Sabtu (5/10/2024) di Aula FK Unair saat opening ceremony Dies Natalis ke-77 FK Unair dan ke-111 Pendidikan Dokter di Surabaya.
"Bentuk keprihatinan kami atas banyaknya kasus stres, depresi dan bullying. Kamu mencegah hal itu terjadi di FK Unair. Namun saya yakin di semua tempat kasus seperti itu banyak terjadi. Ini juga bentuk komitmen kami untuk zero bullying di FK Unair," kata Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG K), Kerjasama dengan ESQ ini kata Prof Bus, Prof Bus, panggilan akrab Prof Budi Santoso, akan dilakukan selama lima tahun.
Baca juga:Sejarah FK Unair Terangkum dalam Monumen Kebersamaan Jam 4 Sisi
Secara berkala tim ESQ akan melakukan workshop dan pelatihan-pelatihan pada mahasiswa dan dosen serta tenaga kependidikan di FK Unair. Juga tim ESQ akan melakukan pemantauan jika terjadi kasus stres, depresi dan bullying.
"Kita utamakan pencegahan terhadap semua itu dan jangan sampai ada kejadian,," ungkapnya.
Founder ESQ, Ary Ginanjar mengaku salut pada FK Unair yang sudah melakukan terobosan menggandeng lembaganya untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan kampus.
Langkah pencegahan itu dilakukan dengan menggandeng lembaga ESQ (Emotial Spiritual Quotient) milik Ary Ginanjar. Kerjasama ini dilakukan selama lima tahun. Penandatanganan kerjasama dilakukan Sabtu (5/10/2024) di Aula FK Unair saat opening ceremony Dies Natalis ke-77 FK Unair dan ke-111 Pendidikan Dokter di Surabaya.
"Bentuk keprihatinan kami atas banyaknya kasus stres, depresi dan bullying. Kamu mencegah hal itu terjadi di FK Unair. Namun saya yakin di semua tempat kasus seperti itu banyak terjadi. Ini juga bentuk komitmen kami untuk zero bullying di FK Unair," kata Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG K), Kerjasama dengan ESQ ini kata Prof Bus, Prof Bus, panggilan akrab Prof Budi Santoso, akan dilakukan selama lima tahun.
Baca juga:Sejarah FK Unair Terangkum dalam Monumen Kebersamaan Jam 4 Sisi
Secara berkala tim ESQ akan melakukan workshop dan pelatihan-pelatihan pada mahasiswa dan dosen serta tenaga kependidikan di FK Unair. Juga tim ESQ akan melakukan pemantauan jika terjadi kasus stres, depresi dan bullying.
"Kita utamakan pencegahan terhadap semua itu dan jangan sampai ada kejadian,," ungkapnya.
Founder ESQ, Ary Ginanjar mengaku salut pada FK Unair yang sudah melakukan terobosan menggandeng lembaganya untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan kampus.