home lifestyle muslim

Cuaca Panas, Perhatikan Kebutuhan Air Minum untuk Hindari Dehidrasi

Selasa, 15 Oktober 2024 - 07:00 WIB
ilustrasi
Suhu bumi mengalami kenaikan yang dirasakan oleh masyarakat di Indonesia dengan cuaca akhir-akhir yang menyengat.

Menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman, cuaca panas ini perlu untuk diwaspadai sebab akan berdampak pada kesehatan tubuh.

Dokter Spesialis Saraf ini menjelaskan, suhu yang panas di luar ruangan berpotensi menyebabkan dehidrasi.

Salah satu tandanya ada pada produksi keringat. Di suhu luar ruangan keluar atau tidaknya keringat bisa dijadikan tanda kondisi tubuh.

“Kalau di luaran, di Indonesia, hati-hati kalau kita tidak berkeringat. Tapi kalau teman-teman di luaran masih keringat gobyos masih keluar terus, insyaallah kita belum dehidrasi,” kata dr. Agus, Senin (14/10/2024).

Akan tetapi tanda tersebut bisa berbeda-beda tergantung lokasi atau negara tempat tinggal. Sebab jika di Arab Saudi, ketika seseorang di luar ruangan tidak berkeringat masih bisa dianggap normal.

“Memang tidak berkeringat di Saudi, tapi justru yang berbahaya orang di Saudi tiba-tiba pingsan kena serangan panas, karena mau panas atau tidak, keringatnya tidak ada,” ungkapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya