8 Perpustakaan Paling Cantik di Dunia: Bikin Gagal Fokus Baca, Maunya Foto
Lusi mahgriefie
Senin, 21 Oktober 2024 - 14:12 WIB
Perpustakaan nasional Klementinum di Praha, Republik Ceko Perpustakaan ini disebut sebagai rumah bagi 20.000 buku langka dan jutaan lainnya.
Perpustakaan identik dengan suasana tenang, serius, dan nyaman. Tetapi delapan perpustakaan ini juga menghadirkan hal lain yaitu keindahan desain interior yang menakjubkan.
Bagi Anda pecinta buku dan gemar mengunjungi perpustakaan, setidaknya sekali seumur hidup menyambangi beberapa perpustakaan tercantik ini. Dalam waktu bersamaan, Anda tak hanya menikmati buku-buku di sana melainkan juga memanjakan mata dengan mengagumi mahakarya arsitektur.
Melansir restless.co.uk, dilihat Senin (21/10/2024), berikut 8 perpustakaan terindah di dunia:
1. Perpustakaan Richelieu-Louvois di Paris, Prancis
Perpustakaan Richelieu bertempat di dalam istana bersejarah yang megah dan merupakan bagian dari Perpustakaan Nasional Perancis. Tempat ini menyimpan 22 juta buku, manuskrip, cetakan, foto, koin, dan benda-benda lain yang mencakup sejarah dan budaya Prancis selama berabad-abad.
Koleksi-koleksi tersebut diyakini dipindahkan ke sini pada tahun 1721, ketika Raja Louis XIV kehabisan ruang di Louvre.
Pada abad ke-19, istana ini diubah menjadi perpustakaan umum dengan ruang baca yang indah, seperti Salle Labrouste dan Salle Ovale. Tak sulit merasakan rasa kagum saat berkunjung ke sini.
Bagi Anda pecinta buku dan gemar mengunjungi perpustakaan, setidaknya sekali seumur hidup menyambangi beberapa perpustakaan tercantik ini. Dalam waktu bersamaan, Anda tak hanya menikmati buku-buku di sana melainkan juga memanjakan mata dengan mengagumi mahakarya arsitektur.
Melansir restless.co.uk, dilihat Senin (21/10/2024), berikut 8 perpustakaan terindah di dunia:
1. Perpustakaan Richelieu-Louvois di Paris, Prancis
Perpustakaan Richelieu bertempat di dalam istana bersejarah yang megah dan merupakan bagian dari Perpustakaan Nasional Perancis. Tempat ini menyimpan 22 juta buku, manuskrip, cetakan, foto, koin, dan benda-benda lain yang mencakup sejarah dan budaya Prancis selama berabad-abad.
Koleksi-koleksi tersebut diyakini dipindahkan ke sini pada tahun 1721, ketika Raja Louis XIV kehabisan ruang di Louvre.
Pada abad ke-19, istana ini diubah menjadi perpustakaan umum dengan ruang baca yang indah, seperti Salle Labrouste dan Salle Ovale. Tak sulit merasakan rasa kagum saat berkunjung ke sini.