Mengenal Tingkatan Ahli Qur'an, Penghafal Qur'an Paling Mulia
Muhajirin
Rabu, 15 September 2021 - 09:28 WIB
Ilustrasi seorang santri sedang mempelajari Al-Quran (foto: langit7.id/istock)
Allah Ta’ala menjanjikan surga tertinggi bagi para ahli Al-Qur’an. Bahkan, dalam sebuah hadits disebutkan ahli Al-Qur’an adalah keluarga Allah di muka bumi. Namun, siapakah yang dimaksud ahli Al-Qur’an?
Ustadz Adi Hidayat (UAH), membagi tingkatan ahli Al-Qur’an menjadi tiga kategori berdasarkan keterangan Al-Qur’an dan hadits.
1. Pembaca Al-Qur’an
Golongan pertama ini adalah orang tergerak mencintai Al-Qur’an dan menjadikan aktivitas kesehariannya untuk berinteraksi dengan membaca Al-Qur’an. Dalam kategori ini, orang tersebut hanya senang membaca, belum sampai pada tahap mengkaji dan menghafal keseluruhan ayat. Namun, dia sangat cinta dan senang membaca Al-Qur’an. Dia punya wirid membaca Al-Qur’an.
“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka dia akan mendapatkan satu manfaat sementara satu kebaikan itu bernilai sepuluh kali lipatnya, aku tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi).
Orang yang mengisi keseharian mereka dengan membaca Al-Qur’an akan selalu menjaga kemuliaannya sehingga menjadi manusia terbaik. Orang yang istiqamah membaca Al-Qur’an akan mendapatkan penjagaan Allah Ta’ala melalui para malaikat.
Setiap aktivitas orang tersebut akan dijaga. Setiap ucapan dan perbuatan senantiasa mendapat penjagaan sehingga tidak terjerumus ke dalam maksiat.
Ustadz Adi Hidayat (UAH), membagi tingkatan ahli Al-Qur’an menjadi tiga kategori berdasarkan keterangan Al-Qur’an dan hadits.
1. Pembaca Al-Qur’an
Golongan pertama ini adalah orang tergerak mencintai Al-Qur’an dan menjadikan aktivitas kesehariannya untuk berinteraksi dengan membaca Al-Qur’an. Dalam kategori ini, orang tersebut hanya senang membaca, belum sampai pada tahap mengkaji dan menghafal keseluruhan ayat. Namun, dia sangat cinta dan senang membaca Al-Qur’an. Dia punya wirid membaca Al-Qur’an.
“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka dia akan mendapatkan satu manfaat sementara satu kebaikan itu bernilai sepuluh kali lipatnya, aku tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi).
Orang yang mengisi keseharian mereka dengan membaca Al-Qur’an akan selalu menjaga kemuliaannya sehingga menjadi manusia terbaik. Orang yang istiqamah membaca Al-Qur’an akan mendapatkan penjagaan Allah Ta’ala melalui para malaikat.
Setiap aktivitas orang tersebut akan dijaga. Setiap ucapan dan perbuatan senantiasa mendapat penjagaan sehingga tidak terjerumus ke dalam maksiat.