Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 10 Juli 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Mengenal Tingkatan Ahli Qur'an, Penghafal Qur'an Paling Mulia

Muhajirin Rabu, 15 September 2021 - 09:28 WIB
Mengenal Tingkatan Ahli Qur'an, Penghafal Qur'an Paling Mulia
Ilustrasi seorang santri sedang mempelajari Al-Quran (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID - Allah Ta’ala menjanjikan surga tertinggi bagi para ahli Al-Qur’an. Bahkan, dalam sebuah hadits disebutkan ahli Al-Qur’an adalah keluarga Allah di muka bumi. Namun, siapakah yang dimaksud ahli Al-Qur’an?

Ustadz Adi Hidayat (UAH), membagi tingkatan ahli Al-Qur’an menjadi tiga kategori berdasarkan keterangan Al-Qur’an dan hadits.

1. Pembaca Al-Qur’an

Golongan pertama ini adalah orang tergerak mencintai Al-Qur’an dan menjadikan aktivitas kesehariannya untuk berinteraksi dengan membaca Al-Qur’an. Dalam kategori ini, orang tersebut hanya senang membaca, belum sampai pada tahap mengkaji dan menghafal keseluruhan ayat. Namun, dia sangat cinta dan senang membaca Al-Qur’an. Dia punya wirid membaca Al-Qur’an.

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka dia akan mendapatkan satu manfaat sementara satu kebaikan itu bernilai sepuluh kali lipatnya, aku tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi).

Orang yang mengisi keseharian mereka dengan membaca Al-Qur’an akan selalu menjaga kemuliaannya sehingga menjadi manusia terbaik. Orang yang istiqamah membaca Al-Qur’an akan mendapatkan penjagaan Allah Ta’ala melalui para malaikat.

Setiap aktivitas orang tersebut akan dijaga. Setiap ucapan dan perbuatan senantiasa mendapat penjagaan sehingga tidak terjerumus ke dalam maksiat.

2. Memahami dan Mengamalkan Kandungan Al-Qur’an

Tingkatan ahli Qur’an yang kedua adalah mereka yang bertilawah yakni membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an. Kategori kedua ini memiliki tingkatan lebih tinggi dari yang pertama.

Dalam tingkat ini, ahli Qur’an tidak hanya membaca saja, namun dia berusaha memahami lalu mengamalkan kandungan kitab suci tersebut. Setiap ayat dibaca lalu dipahami dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap ucapan dan perbuatannya merupakan cerminan Al-Qur’an. Allah akan memberikan rahmat bagi hamba dalam kategori kedua ini. Allah juga akan menurunkan penjagaan hingga dianugerahi ketenangan dalam jiwa.

“Ahli Al-Qur’an tak pernah disebutkan spesifik yang hafal 30 juz saja. Ahli Al-Qur’an bisa jadi dia pencinta Al-Qur’an yang senang mendalami isi kandungan Al-Qur’an. Atau dia pembaca Al-Qur’an,” ujar Ustadz Adi Hidayat melalui kanal youtube Akhyar TV, dikutip Rabu (15/9/2021).

3. Penghafal Al-Qur’an

Ada banyak keutamaan orang yang menghafal Al-Qur’an. Mereka tidak hanya mendapatkan kemuliaan di dunia, namun juga di akhirat kelak. Keberkahan akan melimpah kepada mereka, bahkan ke lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: 7 Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Terbaik di Indonesia

Allah Ta’ala akan mengangkat kehormatan orang tua dari anak penghafal Al-Qur’an. Allah juga akan menjaga jasad para penghafal Al-Qur’an tetap utuh dalam kubur hingga hari kiamat. Allah membuka seluruh pintu surga bagi mereka, dan memanggil seluruh anggota keluarganya untuk berbondong-bondong masuk ke dalamnya.

Oleh sebab kemuliaan menghafal Al-Qur'an, setiap muslim harus berusaha menghafalkan Al-Qur'an meski semampunya. Namun, jika tidak mampu menghafal Al-Qur’an, maka usahakan selalu membaca, memahami dan mengamalkannya. Sebab itulah bekal kita untuk menjalani kehidupan di dunia dan akhirat kelak.

Baca Juga: Hanya Ngontel Saat Kuliah, Pemuda Ini Kini Bina Ratusan Penghafal Al-Qur'an

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 10 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan