Segerakan Taubat, Rasulullah SAW Berlindung dari 8 Perkara Ini
Fajar adhitya
Kamis, 16 September 2021 - 01:35 WIB
Seorang muslim membaca Al Quran (ilustrasi). Segerakan bertaubat dari dosa untuk menghindari delapan perkara yang Rasulullah SAW berlindung darinya Foto: Langit7.id/Istock
Bukan main-main anjuran untuk segera bertaubat memohon ampun dari segala khilaf dan alpa. Bahkan Rasulullah ﷺ dalam satu hari membaca istighfar dan bertaubat kepada Allah Subhanahu w Ta'ala lebih dari 70 kali.
Dari Abu Hurairah RA beliau berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepadanya lebih dari tujuh puluh kalli dalam sehari " (Hadist Riwayat Al Bukhari).
Padahal beliau adalah kekasih Allah yang memiliki derajat maksum, terjaga dari dosa dan diampuni semua salah dan dosa.
Ini untuk menunjukkan betapa penting bersegera pada taubat untuk menggugurkan dosa, sebab dosa menggelapkan hati . Tak hanya itu dosa dapat pula mendatangkan perkara-perkara buruk.
Ada delapan perkara yang Rasulullah ﷺ berlindung darinya, yakni gelisah, sedih, lemah, malas, pengecut, kikir, terlilit hutang, dan diperas orang lain.
Dikutip dari buku Ad-Daa wad Dawaa karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dosa mematikan hati, membuatnya sakit kronis, atau melemahkan kekuatan hati seorang hamba dan menjadikan ia sosok yang lemah.
Kelemahan ini niscaya berakhir pada delapan perkara yang Nabi ﷺ berlindung darinya, yaitu gelisah, sedih, lemah, malas, pengecut, kikir, terlilit utang, dan diperas orang lain (HR Bukhari dan Muslim).
Dari Abu Hurairah RA beliau berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepadanya lebih dari tujuh puluh kalli dalam sehari " (Hadist Riwayat Al Bukhari).
Padahal beliau adalah kekasih Allah yang memiliki derajat maksum, terjaga dari dosa dan diampuni semua salah dan dosa.
Ini untuk menunjukkan betapa penting bersegera pada taubat untuk menggugurkan dosa, sebab dosa menggelapkan hati . Tak hanya itu dosa dapat pula mendatangkan perkara-perkara buruk.
Ada delapan perkara yang Rasulullah ﷺ berlindung darinya, yakni gelisah, sedih, lemah, malas, pengecut, kikir, terlilit hutang, dan diperas orang lain.
Dikutip dari buku Ad-Daa wad Dawaa karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dosa mematikan hati, membuatnya sakit kronis, atau melemahkan kekuatan hati seorang hamba dan menjadikan ia sosok yang lemah.
Kelemahan ini niscaya berakhir pada delapan perkara yang Nabi ﷺ berlindung darinya, yaitu gelisah, sedih, lemah, malas, pengecut, kikir, terlilit utang, dan diperas orang lain (HR Bukhari dan Muslim).