home edukasi & pesantren

Kisah Zahiruddin Barbur Mendirikan Kesultanan Mughal di India

Selasa, 10 Desember 2024 - 19:41 WIB
Kisah Zahiruddin Barbur Mendirikan Kesultanan Mughal di India
LANGIT7.ID-Jakarta; Kesultanan Mughal pada masa jayanya memerintah Afganistan, Balochistan, dan sebagian besar anak benua India antara tahun 1526 dan 1857. Kata mughal adalah versi Indo-Aryan dari Mongol, karena leluhurnya merupakan Dinasti Timuriyah yang berasal dari Asia Tengah

Kesultanan Mughal didirikan oleh Zahiruddin Barbur (1482-1530), pemimpin Mongol pada 1526, setelah mengalahkan Ibrahim Lodi, Sultan Delhi terakhir dalam Pertempuran Panipat I.

Selain itu, menurut John F. Richards dalam bukunya berjudul "The Mughal Empire", para sultannya diklaim sebagai keturunan Timur Lenk dan Jengis Khan dari Mongol, melalui putranya Chagatai Khan.

Badri Yatim dalam bukunya berjudul "Sejarah Peradaban Islam: Dirasah Islamiyah II" memaparkan ekspansi awal Sultan Babur dalam rangka memperluas wilayah kekuasaan kesultanan ini dimulai dari wilayah Samarkand di Asia Tengah. Sesudah itu, ekpansi dilanjutkan ke wilayah India.

Pada 1525, Sultan Babur berhasil menguasai Punjab yang beribu kota Lahore. Kelak, wilayah ini menjadi bagian dari Pakistan modern. Selanjutnya, Sultan Babur memimpin pasukan militernya menuju Delhi dan melakukan Pertempuran Panipat melawan Ibrahim Lodi pada 21 April 1526 dan memenangkannya.

Singkat cerita, maka Sultan Zahiruddin Barbur memasuki Delhi, India, dan menegakkan Kesultanan Mughal di sini.

Wilayah kekuasaan Kesultanan Mughal meliputi wilayah modern Afganistan, Pakistan, India, dan Bangladesh. Lahore, sebuah kota penting di era Pakistan modern, pernah menjadi ibu kota kesultanan ini pada 1585-1598.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya