home global news

Sejarah Bulan Safar, Momen Pernikahan Rasulullah dengan Khadijah

Sabtu, 18 September 2021 - 06:55 WIB
Sejarah bulan Safar. (Ilustrasi: Istimewa).
Sejarah di Bulan Safar yakni momen pernikahan Rasulullah dengan Khadijah. Ketika itu Nabi Muhammad baru berusia 25 tahun, sementara istrinya 40 tahun.

Namun Bulan Safar merupakan waktu yang membahagiakan bagi Muhammad muda. Dia mendapati seorang istri yang kelak menjadi pendukung pertama dan paling utama terkait perannya sebagai pembawa risalah Allah.

Khadijah merupakan seroang pebisnis dan dikenal sebagai wanita mulia yang terjaga dari pencemaran pemikiran jahiliyyah. Karena itu dia dijuluki sebagai At Tahirah, atau perempuan suci.

Awal perjumpaan keduanya berawal ketika Nabi Muhammad menjadi distributor komoditas bisnisnya Khadijah. Ummul Mukminin menginginkan Muhammad menjual barang dagangannya ke Suriah setelah mengetahui integritas pribadi Rasulullah.

"Perdagangan itu ternyata sangat menguntungkan karena Muhammad dapat menujal aset-asetnya hampir dua kali lipat dari harga yang dibayarkan," dikutip Muhammad, Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik (Martin Lings, 1983).

Singkatnya, ketampanan dan kepribadian Muhammad yang menawan membuat Sayyidah Khadijah jatuh hati. Dia pun lantas curhat kepada temannya, Nufaysah.

Nufaysah pun menawarkan diri untuk mendekati Muhammad, dan jika perlu, mengatur pernikahan mereka berdua. "Putra pamanku, aku mencintaimu," kata Khadijah setelah Nufaysah berhasil mempertemukan keduanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
safar keluarga rasulullah khadijah sejarah islam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya