home sosok muslim

Istiqomah, Muslim Ini Jadi Pelopor hingga Dijuluki Profesor Puyuh di Tanah Air

Ahad, 19 September 2021 - 06:00 WIB
Slamet Wuryadi, peternak burung puyuh asal Sukabumi. Foto: istimewa
Ketekunan, kerja keras, dan kesabaran menjadi kunci utama dalam mengembangkan sebuah usaha. Apalagi, jika usaha belum dikenal dan menjadi sebuah kebutuhan di pasaran.

Namun, dengan keyakinan bidang usaha yang dijalankan memiliki peluang yang menjanjikan, maka tinggal berserah kepada waktu yang akan membawa kesuksesan.

Seperti Slamet Wuryadi, muslim asal Sukabumi, Jawa Barat, yang kini menjadi pelopor peternakan puyuh di tanah air. Perjuangannya dalam mengembangkan sektor usaha peternakan puyuh bukanlah hal yang mudah.

Slamet Wuryadi memulai usahanya yang bergerak di sektor peternakan burung puyuh sejak 1992 di Sukabumi. Kontribusinya di sektor ini pun terbilang tidak mudah, saat mengawali bisnis saat itu, hasil panen burung puyuh belum sepopuler seperti saat ini.

Saat itu, Slamet masih ingat betul harga telur burung puyuh masih sekitar Rp32 perak per butirnya. Namun siapa sangka, kegigihannya menggeluti bisnis ini membuatnya sukses, bertahap hingga saat ini harga hasil panen untuk burung puyuh di pasaran patut diperhitungkan.

Muslim lulusan IPB ini mengaku mendapatkan ilmu beternak burung puyuh sejak duduk di bangku kuliah. Menurut pengakuannya, budi daya burung puyuh saat itu sempat dipelajarinya selama satu semester.

“Saya lihat pada tahuan 90-an, antara pasokan dan permintaan terhadap produk hasil panen burung puyuh tidak seimbang. Dari situ saya terpikir untuk menekuni satu komoditas dan istiqomah di dalamnya,” jelasnya dikanal Youtube Youtube TV Tani Indonesia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
istiqomah muslim pelopor profesor tanah air
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya