home edukasi & pesantren

Kolom Pakar: Dukun Asli Dukun Palsu dan Perdebatan Masalah Kemusyrikan

Jum'at, 10 Januari 2025 - 04:50 WIB
Kolom Pakar: Dukun Asli Dukun Palsu dan Perdebatan Masalah Kemusyrikan
Dr. Beni Ahmad Saebani. M.Si.

Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung

LANGIT7.ID-Kelebihan dukun bukan hanya mampu mengobati orang yang sakit dengan memberi mantra dan jampi-jampi, melainkan terkadang sukses menerawang masa depan seseorang, meramal kehidupan kelamnya, memberi jampi untuk perjodohan, naik pangkat, pekerjaan yang mendatangkan penghasilan yang banyak dengan cepat, menemukan barang yang hilang, mengirim santet dan membalas penyantet, alhasil soal lahir dan batin, syahadah dan ghaibah mampu diselesaikan dengan caranya yang unik, menurut orang yang memercayainya. Ini dukun yang asli bukan yang palsu atau dukun ori bukan kawe.

Dukun dalam bahasa Inggris disebut Clairvoyant (dukun/tabib), profesi sebagai penyembuh penyakit. Dukun disebut juga Psychic (cenayang/peramal), profesi sebagai cenayang atau peramal. Adapun dalam istilah syariat disebut thaghut, yakni manusia yang dianggap suci oleh para pengikutnya, dipuja dan disembah. Menurut Muhammad Maslihun, dalam Praktik Perdukunan dari Akidah Islam (2021 : 9) dukun adalah solusi bagi permasalahan masyarakat tradisional bahkan primitif dikarenakan belum terjadi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tentu, yang dimaksud belum berkembang ilmu kedokteran dan kesehatan, juga masyarakat yang masih bertempat tinggal di pegunungan dan pelosok desa yang cukup terpencil. Oleh karena itu, dukun itu solusi untuk semua masalah, mulai pengobatan, ramalan, usaha, perjodohan, pemulasaraan jenazah, lahiran bayi, dan sebagainya.

Baca juga: Kolom Pakar:Konsep dan Aplikasi Pasar Uang Syariah



Pengobatan Alternatif
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya