Pemerintah Apresiasi Bandung Sebagai Kota Kreatif Berskala Internasional
Tim langit 7
Ahad, 12 Januari 2025 - 09:15 WIB
Pemerintah apresiasi Bandung sebagai kota kreatif berskala internasional.Foto/ist
Kota Bandung menjadi salah satu kota besar di Indonesia. Selain dikenal karena julukan Bandung Lautan Api, ibukota Jawa Barat ini dikenal sebagai kota kreatif.
Hal itu terlihat dari beberapa ruang kreatif yang tumbuh dan terus meramu ekosistem kreatif dengan banyak talenta yang mampu bersaing di kancah internasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar Irene menilai selama ini Kota Bandung terus menebar inspirasi dan mendorong dampak berkelanjutan bagi para pelaku ekonomi kreatif.
“Saya melihat sudah ada spirit kolaborasi di Kota Bandung. Dari sini, kita akan lihat seperti aparoadmap untuk bantu pengembangan ekonomi kreatif ke tiap daerah. Kita harus apresiasi juga konsep dariBandung City of Designyang terus berinovasi mengembangkan ekonomi kreatif dari skala lokal menjadi regional menuju nasional sampai ke tingkat internasional,” ujar Irene saat diskusi kreatif BandungCreative City of Designdi Bandung Creative Hub, Sabtu (11/1/2025).
Irene menambahkan dasar dari ekonomi kreatif itu budaya dan Indonesia begitu kaya dengan pengembangan budayanya. Contohnya, Kota Bandung yang sudah punyavalue, vision, personality, and positioningsebagai kota kreatif sejak tahun 2017 dan diakui UNESCO untukDesign Thinking for Government.
Dia juga mengapresiasiThe Hallway SpacedanTab Spaceyang juga dikunjunginya hari ini. Kedua tempat tersebut telah jadi ruang kreatif multifungsi sehingga produk ekraf lebih mudah dijangkau semua kalangan.
“Di Bandung, kita bisa cari kuliner, produk fesyen lokal, danhidden gemdalam ruang kreatif yang sudah terkonsep. Beberapa pejuang ekraf dari Bandung sudahgo international. Tinggalmindsetdan daya juang saja yang harus diasah dan bisa juga kolaborasi bersama konten kreator yang jadi corong agar produk lokal makin banyak dikenal dan dibeli. Hal ini selaras dengan Kemenekraf yang membuat asosiasi bagi konten kreator” ujar Wamenekraf Irene.
Hal itu terlihat dari beberapa ruang kreatif yang tumbuh dan terus meramu ekosistem kreatif dengan banyak talenta yang mampu bersaing di kancah internasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar Irene menilai selama ini Kota Bandung terus menebar inspirasi dan mendorong dampak berkelanjutan bagi para pelaku ekonomi kreatif.
“Saya melihat sudah ada spirit kolaborasi di Kota Bandung. Dari sini, kita akan lihat seperti aparoadmap untuk bantu pengembangan ekonomi kreatif ke tiap daerah. Kita harus apresiasi juga konsep dariBandung City of Designyang terus berinovasi mengembangkan ekonomi kreatif dari skala lokal menjadi regional menuju nasional sampai ke tingkat internasional,” ujar Irene saat diskusi kreatif BandungCreative City of Designdi Bandung Creative Hub, Sabtu (11/1/2025).
Irene menambahkan dasar dari ekonomi kreatif itu budaya dan Indonesia begitu kaya dengan pengembangan budayanya. Contohnya, Kota Bandung yang sudah punyavalue, vision, personality, and positioningsebagai kota kreatif sejak tahun 2017 dan diakui UNESCO untukDesign Thinking for Government.
Dia juga mengapresiasiThe Hallway SpacedanTab Spaceyang juga dikunjunginya hari ini. Kedua tempat tersebut telah jadi ruang kreatif multifungsi sehingga produk ekraf lebih mudah dijangkau semua kalangan.
“Di Bandung, kita bisa cari kuliner, produk fesyen lokal, danhidden gemdalam ruang kreatif yang sudah terkonsep. Beberapa pejuang ekraf dari Bandung sudahgo international. Tinggalmindsetdan daya juang saja yang harus diasah dan bisa juga kolaborasi bersama konten kreator yang jadi corong agar produk lokal makin banyak dikenal dan dibeli. Hal ini selaras dengan Kemenekraf yang membuat asosiasi bagi konten kreator” ujar Wamenekraf Irene.