Tata Cara dan Bacaan Shalat Witir, Bisa Dikerjakan 1 Rakaat
Fajar adhitya
Senin, 20 September 2021 - 21:00 WIB
Tata cara dan bacaan shalat witir. (Foto: Antara).
Tata cara dan bacaan shalat witir ini diharap bisa menjadi panduan bagi ummat Islam. Ibadah sunnah ini bisa dikerjakan 1 rakaat dan tak mesti sepertiga malam.
Shalat Witir merupakan ibadah sunnah dengan jumlah rakaat ganjil, lalu dilaksanakan sebagai penutup shalat. Shalat Witir umumnya dikerjakan usai shalat malam, tahajud dan tarawih.
Rentang waktu setelah Shalat Isya sampai Shalat Subuh cukup panjang. Shalat Witir bisa dikerjakan sebelum dan sesudah tidur. Hal ini berangkat dari hadist yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah, Aisyah berkata: "Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bertanya kepada Abu Bakar, 'Kapan kamu Shalat Witir?', Abu Bakar pun menjawab 'Sebelum tidur', Rasul pun menjawab 'Kamu orang yang berhati-hati'."
"Lalu Rasul bertanya kepada Umar pertanyaan yang sama, 'Kapan kamu shalat witir?' dijawab oleh Umar, 'Setelah bangun tidur'. Rasul pun menjawab 'Kamu orang yang tegas'."
Bila mengacu pada hadist tersebut, Shalat Witir bisa dikerjakan sebelum atau setelah tidur. Keduanya memiliki keistimewaan masing-masing. Namun bila melihat keutamaannya, ada sebagian ulama berpendapat kalau Shalat Witir sebetulnya lebih baik dikerjakan sebelum tidur.
Shalat Witir merupakan ibadah sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan. Rasul pun pernah mengatakan, ada tiga hal yang fardhu baginya, di antaranya Shalat Witir. "Ada tiga hal yang fardhu bagiku dan sunnah bagi kalian, yaitu Shalat Witir, bersiwak, dan qiyamul lail." (HR Bukhari dan Muslim).
Berikut tata cara dan bacaan shalat Witir 1 Rakaat:
Shalat Witir merupakan ibadah sunnah dengan jumlah rakaat ganjil, lalu dilaksanakan sebagai penutup shalat. Shalat Witir umumnya dikerjakan usai shalat malam, tahajud dan tarawih.
Rentang waktu setelah Shalat Isya sampai Shalat Subuh cukup panjang. Shalat Witir bisa dikerjakan sebelum dan sesudah tidur. Hal ini berangkat dari hadist yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah, Aisyah berkata: "Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bertanya kepada Abu Bakar, 'Kapan kamu Shalat Witir?', Abu Bakar pun menjawab 'Sebelum tidur', Rasul pun menjawab 'Kamu orang yang berhati-hati'."
"Lalu Rasul bertanya kepada Umar pertanyaan yang sama, 'Kapan kamu shalat witir?' dijawab oleh Umar, 'Setelah bangun tidur'. Rasul pun menjawab 'Kamu orang yang tegas'."
Bila mengacu pada hadist tersebut, Shalat Witir bisa dikerjakan sebelum atau setelah tidur. Keduanya memiliki keistimewaan masing-masing. Namun bila melihat keutamaannya, ada sebagian ulama berpendapat kalau Shalat Witir sebetulnya lebih baik dikerjakan sebelum tidur.
Shalat Witir merupakan ibadah sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan. Rasul pun pernah mengatakan, ada tiga hal yang fardhu baginya, di antaranya Shalat Witir. "Ada tiga hal yang fardhu bagiku dan sunnah bagi kalian, yaitu Shalat Witir, bersiwak, dan qiyamul lail." (HR Bukhari dan Muslim).
Berikut tata cara dan bacaan shalat Witir 1 Rakaat: