Tragedi Gaza: Puluhan Warga Tewas dalam Serangan Israel Usai Kesepakatan Gencatan Senjata
Nabil
Kamis, 16 Januari 2025 - 14:02 WIB
Tragedi Gaza: Puluhan Warga Tewas dalam Serangan Israel Usai Kesepakatan Gencatan Senjata
LANGIT7.ID-Jakarta; Sedikitnya 82 warga Gaza tewas dalam serangan Israel, demikian menurut laporan tim medis setempat. Dari jumlah tersebut, 30 orang tewas di Kota Gaza dalam rentang waktu beberapa jam setelah Hamas dan Israel mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata.
Serangan udara Israel menghantam sebuah rumah di kawasan Gedung Persatuan Insinyur, Kota Gaza bagian utara pada Rabu malam. Serangan ini menewaskan 18 orang, demikian laporan wartawan di lokasi.
Tim Pertahanan Sipil Palestina mengonfirmasi telah mengevakuasi 12 jenazah dari kawasan Sheikh Radwan, Kota Gaza. Sementara di Gaza tengah, lima nyawa melayang akibat serangan drone Israel yang membidik kerumunan warga di area Karaj, kamp pengungsian Bureij.
Baca juga: Ribuan Warga Gaza Berpelukan, Bertakbir, hingga Sujud Syukur Rayakan Gencatan Senjata
Jumlah korban terus bertambah sejak Rabu pagi. Warga Gaza yang sempat merayakan kabar gencatan senjata terpaksa kembali berlindung di tenda pengungsian setelah serangan berlanjut.
"Area ini sempat berubah jadi tempat perayaan selama beberapa jam. Pemandangan yang sangat langka, mengingat tempat ini biasanya menjadi lokasi pemakaman korban perang dan dipenuhi kesedihan," ungkap Hani Mahmoud, wartawan yang meliput dari Deir el-Balah, Gaza tengah.
Serangan udara Israel menghantam sebuah rumah di kawasan Gedung Persatuan Insinyur, Kota Gaza bagian utara pada Rabu malam. Serangan ini menewaskan 18 orang, demikian laporan wartawan di lokasi.
Tim Pertahanan Sipil Palestina mengonfirmasi telah mengevakuasi 12 jenazah dari kawasan Sheikh Radwan, Kota Gaza. Sementara di Gaza tengah, lima nyawa melayang akibat serangan drone Israel yang membidik kerumunan warga di area Karaj, kamp pengungsian Bureij.
Baca juga: Ribuan Warga Gaza Berpelukan, Bertakbir, hingga Sujud Syukur Rayakan Gencatan Senjata
Jumlah korban terus bertambah sejak Rabu pagi. Warga Gaza yang sempat merayakan kabar gencatan senjata terpaksa kembali berlindung di tenda pengungsian setelah serangan berlanjut.
"Area ini sempat berubah jadi tempat perayaan selama beberapa jam. Pemandangan yang sangat langka, mengingat tempat ini biasanya menjadi lokasi pemakaman korban perang dan dipenuhi kesedihan," ungkap Hani Mahmoud, wartawan yang meliput dari Deir el-Balah, Gaza tengah.