Gus Muwafiq: Ekonomi RI Bisa Lumpuh karena Jarum Jahit, Ini Solusinya
Tim langit 7
Ahad, 09 Februari 2025 - 10:18 WIB
Gus Muwafiq: Ekonomi RI Bisa Lumpuh karena Jarum Jahit, Ini Solusinya
LANGIT7.ID-Bekasi; Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar perlu meningkatkan kemampuan produksi untuk menghadapi persaingan global. Hal ini disampaikanPengasuh Pondok Pesantren Minggir KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq dalam ceramahnya pada Peringatan Hari Lahir NU ke-102 Tingkat MWC NU Kecamatan Cikarang Barat di Masjid Baitul Makmur, Perum. Telaga Sakinah.
Peringatan Harlah NU ke 102 ini, benar benar luar biasa. Acara yang diketuai H.Ramat Hidayat ini berhasil menghadirkan ribuan nahdhiyin dari berbagai wilayah Bekasi. Jamaah yang hadir hingga tumpah ruah memenuhi halaman Masjid Baitul Makmur yang luas. Selain para pimpinan NU tingkat cabang dan ranting dan fatayat yang hadir, ada Camat, ada dari Polres, ada dari Dandim, ada kepala desa, para tokoh masyarakat dan Pj Bupati Bekasi juga hadir diwakili Kepala Dinas Sosial, Drs H.Hasan Basri,MM.
"Kita ini punya bangsa yang sedang berdiri dan sedang mau berkembang. Yang perlu dipersiapkan adalah anak-anak kita bisa berproduksi," ujar Gus Muwafiq dalam ceramahnya, dikutip Minggu (9/2/2025).
Gus Muwafiq menjelaskan bahwa ketergantungan pada produksi luar negeri membuat posisi Indonesia rentan. "Negara itu kalau belum bisa produksi tidak akan kuat. Lihat saja, galak sama Cina jarum tidak dikirim, bubar itu konveksi Indonesia. Dapat macam-macam sama Amerika, diantem transaksi lima juta dolar dalam sehari lima kali, habis kita," paparnya.
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Wali Songo Dipilih Sebarkan Islam di Indonesia, Bukan Pedagang atau Panglima Perang
Dia mengungkapkan adanya praktik tidak adil dalam sistem perdagangan global, khususnya di sektor keuangan. "Singapura mengalami upgrade kecurangan oleh Inggris, dikasih satu jam lebih awal dari waktu Jakarta sehingga bursa efeknya buka lebih awal daripada bursa Jakarta," jelasnya.
Peringatan Harlah NU ke 102 ini, benar benar luar biasa. Acara yang diketuai H.Ramat Hidayat ini berhasil menghadirkan ribuan nahdhiyin dari berbagai wilayah Bekasi. Jamaah yang hadir hingga tumpah ruah memenuhi halaman Masjid Baitul Makmur yang luas. Selain para pimpinan NU tingkat cabang dan ranting dan fatayat yang hadir, ada Camat, ada dari Polres, ada dari Dandim, ada kepala desa, para tokoh masyarakat dan Pj Bupati Bekasi juga hadir diwakili Kepala Dinas Sosial, Drs H.Hasan Basri,MM.
"Kita ini punya bangsa yang sedang berdiri dan sedang mau berkembang. Yang perlu dipersiapkan adalah anak-anak kita bisa berproduksi," ujar Gus Muwafiq dalam ceramahnya, dikutip Minggu (9/2/2025).
Gus Muwafiq menjelaskan bahwa ketergantungan pada produksi luar negeri membuat posisi Indonesia rentan. "Negara itu kalau belum bisa produksi tidak akan kuat. Lihat saja, galak sama Cina jarum tidak dikirim, bubar itu konveksi Indonesia. Dapat macam-macam sama Amerika, diantem transaksi lima juta dolar dalam sehari lima kali, habis kita," paparnya.
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Wali Songo Dipilih Sebarkan Islam di Indonesia, Bukan Pedagang atau Panglima Perang
Dia mengungkapkan adanya praktik tidak adil dalam sistem perdagangan global, khususnya di sektor keuangan. "Singapura mengalami upgrade kecurangan oleh Inggris, dikasih satu jam lebih awal dari waktu Jakarta sehingga bursa efeknya buka lebih awal daripada bursa Jakarta," jelasnya.