home masjid

Kisah Nabi Palsu Tulaihah: Menolak Ketentuan Rukuk dan Sujud dalam Salat

Rabu, 12 Februari 2025 - 05:15 WIB
Nabi-nabi palsu muncul setelah Rasulullah SAW wafat. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Setelah wafatnya Rasulullah SAW munculnabi-nabi palsu. Mereka tidak mengajarkan kembali menyembah berhala, karena sadar ajaran Tauhid Nabi Muhammad SAW sudah begitu meresap di hati bangsa Arab.Salah satu di antara mereka yang mendakwahkan diri sebagai nabi dan mengaku mendapatkan wahyu dari Allah Taala adalah Tulaihah bin Khuwailid al-Asadi.Ia menjadi sangat kuat karena didukung banyak kabilah yang memerangi Madinah.

Muhammad Husain Haekal dalam buku yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Abu Bakr As-Siddiq - Yang Lembut Hati" (Litera AntarNusa, 1987) menyebut kabilah-kabilah Tayyi', Gatafan, Sulaim dan penduduk pedalaman yang berdekatan, yang terletak di sebelah timur dan barat laut Madinah, juga ikut bergabung.

Mereka mengatakan: "Kami lebih menyukai nabi dari kedua sekutu ini - maksudnya Asad dan Gatafan - daripada nabi dari Quraisy. Muhammad sudah mati, sedang Tulaihah masih hidup."

Merekasadar akanrisiko terhadap sikapnya seperti itu. Khalifah Abu Bakar tentu akan memerangi mereka. Akan tetapi mereka tetap mengikuti Tulaihah, dengan memberontak kepada kekuasaan Medinah, mempertahankan kebebasannya dan menolak menunaikan zakat, yang mereka anggap sebagai upeti yang dibayar seorang pengikut kepada yang diikutinya.



Baca juga: Kisah Nabi Palsu Aswad al-Ansi: Sempat Menjadi Raja Yaman


Ketika itu Tulaihah tinggal di Samira', kemudian pindah ke Buzakhah yang dikiranya lebih baik dan lebih kuat sebagai tempat berperang.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya