Kisah Ali bin Abi Thalib Menolak Membaiat Abu Bakar sebagai Khalifah
Miftah yusufpati
Kamis, 13 Februari 2025 - 18:08 WIB
Ali bin Abi Thalib sempat menolak membaiat Abu Bakar karena dirinya merasa lebih berhak menjadi khalifah. Ilustrasi: Ist/mhy
LANGIT7.ID--Ali bin Abi Thalib adalah tokoh yang belakangan mengakui kepemimpinan Abu Bakar Ash-Shiddiq setelah Rasulullah SAW wafat. Konon Ali sempat menolak membaiat Abu Bakar karena dirinya merasa lebih berhak menjadi khalifah ketimbang Abu Bakar.
Muhammad Husain Haekal dalam bukunya yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Abu Bakr As-Siddiq, Yang Lembut Hati" (Pustaka Litera AntarNusa, 1987) menyebut sumber-sumber yang terkenal dan lebih umum mengenai terlambatnya Ali bin Abi Thalib dan Banu Hasyim itu ialah seperti yang diuraikan oleh Ibn Qutaibah dalam al-Imamah was-Siyasah dan sumber-sumber serupa.
Ia menceritakan, begitu selesai memberikan ikrar kepada Abu Bakar, Umar bin Khattab dan rombongan berangkat menemui Banu Hasyim. Mereka diminta agar juga datang memberikan ikrar seperti yang lain.
Ketika itu Banu Hasyim berkumpul di rumah Ali bin Abi Thalib. Baik Ali maupun yang lain menolak ajakan Umar bin Khattab itu. Zubair bin al-Awwam dan sahabat-sahabatnya bahkan keluar menemui Umar dengan membawa pedang.
Selanjutnya Umar bin Khattab meminta sahabat-sahabatnya mengambil pedang mereka. "Awas orang itu dan ambil pedangnya!" teriak Umar.
Mereka pun merampas pedang dari tangan Zubair dan sahabat lainnya. Kemudian Zubair pun pergi dan membaiat.
Baca juga: Ali bin Abi Thalib di Mata Dhirar bin Dhamrah: Membuat Muawiyah Menangis
Muhammad Husain Haekal dalam bukunya yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Abu Bakr As-Siddiq, Yang Lembut Hati" (Pustaka Litera AntarNusa, 1987) menyebut sumber-sumber yang terkenal dan lebih umum mengenai terlambatnya Ali bin Abi Thalib dan Banu Hasyim itu ialah seperti yang diuraikan oleh Ibn Qutaibah dalam al-Imamah was-Siyasah dan sumber-sumber serupa.
Ia menceritakan, begitu selesai memberikan ikrar kepada Abu Bakar, Umar bin Khattab dan rombongan berangkat menemui Banu Hasyim. Mereka diminta agar juga datang memberikan ikrar seperti yang lain.
Ketika itu Banu Hasyim berkumpul di rumah Ali bin Abi Thalib. Baik Ali maupun yang lain menolak ajakan Umar bin Khattab itu. Zubair bin al-Awwam dan sahabat-sahabatnya bahkan keluar menemui Umar dengan membawa pedang.
Selanjutnya Umar bin Khattab meminta sahabat-sahabatnya mengambil pedang mereka. "Awas orang itu dan ambil pedangnya!" teriak Umar.
Mereka pun merampas pedang dari tangan Zubair dan sahabat lainnya. Kemudian Zubair pun pergi dan membaiat.
Baca juga: Ali bin Abi Thalib di Mata Dhirar bin Dhamrah: Membuat Muawiyah Menangis