Ustaz Katori, Lansia Asal Indramayu Nekat ke Tanah Suci Naik Sepeda Onthel
Esti setiyowati
Senin, 24 Februari 2025 - 21:43 WIB
Ustaz Katori, lansia asal Indramayu yang bertekad ke Tanah Suci naik sepeda onthel. Foto: Instagram/indramayuinfo.
Setiap Muslim tentu memiliki mimpi dapat menunaikan ibadah haji sekali seumur hidupnya. Namun biaya haji yang makin tinggi dan waktu tunggu yang cukup lama membuat banyak Muslim mengejar impian itu dengan cara lain.
Seperti Katori (60), lansia asal Desa Segeran Lor, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat yang berangkat haji jalur mandiri dengan mengayuh sepeda onthelnya.
Baca juga: Usai Penantian Panjang, 4 Bersaudara Asal Maroko Akhirnya Naik Haji
Akun Instagram @indramayuinfo memperlihatkan saat Katori memulai perjalanannya.
Terlihat Katori mengayuh sepeda onthel yang sudah dimodifikasi menjadi wadah perlengkapan selama perjalanan. Pada boks sepeda terdapat tulisan "Mohon Doa Restu" dengan keterangan diri.
"Pergi menuju MEKAH ketanah suci Arab Saudi dengan bapak Ustad Katori dari Desan Segeran Lor, Kec, Juntinyuat, Kab Indramayu, Jawa Barat, Indonesia"
Melalui video yang beredar, Katori yang mulai mengayuh onthelnya menuju Tanah Suci pada Kamis (20/2/2025) lalu ini mengawali perjalanannya dari sebuah masjid.
Seperti Katori (60), lansia asal Desa Segeran Lor, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat yang berangkat haji jalur mandiri dengan mengayuh sepeda onthelnya.
Baca juga: Usai Penantian Panjang, 4 Bersaudara Asal Maroko Akhirnya Naik Haji
Akun Instagram @indramayuinfo memperlihatkan saat Katori memulai perjalanannya.
Terlihat Katori mengayuh sepeda onthel yang sudah dimodifikasi menjadi wadah perlengkapan selama perjalanan. Pada boks sepeda terdapat tulisan "Mohon Doa Restu" dengan keterangan diri.
"Pergi menuju MEKAH ketanah suci Arab Saudi dengan bapak Ustad Katori dari Desan Segeran Lor, Kec, Juntinyuat, Kab Indramayu, Jawa Barat, Indonesia"
Melalui video yang beredar, Katori yang mulai mengayuh onthelnya menuju Tanah Suci pada Kamis (20/2/2025) lalu ini mengawali perjalanannya dari sebuah masjid.